Rawan Terpapar Risiko Kesehatan, Baiq Nelly Usulkan Program Perawatan Jantung bagi Pejabat Eselon II

Mataram (KabarBerita)— Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati, mengusulkan adanya program khusus perawatan kesehatan jantung bagi pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Mataram. Usulan tersebut muncul sebagai upaya menjaga kondisi kesehatan para pejabat yang memiliki intensitas dan risiko kerja cukup tinggi.

‎Menurut Nelly, para pejabat eselon II memikul tanggung jawab besar dalam menjalankan roda pemerintahan. Tingginya beban pekerjaan serta pola kerja yang padat sering kali membuat para pejabat mengabaikan pola hidup sehat yang seharusnya dijaga.

‎“Para eselon II ini intensitas pekerjaannya tinggi, risikonya juga tinggi. Dalam kondisi seperti itu kadang-kadang kita mengabaikan pola hidup sehat yang seharusnya kita lakukan,” ujarnya.

‎Karena itu, ia mengusulkan agar pemerintah daerah menghadirkan program perawatan kesehatan jantung bagi pejabat eselon II sebagai bentuk pengingat sekaligus alarm terhadap kondisi kesehatan mereka.

‎“Untuk mengingatkan kita sebagai alarm bagi kesehatan, saya usulkan kalau bisa ada program perawatan kesehatan jantung bagi pejabat eselon II,” katanya.

‎Nelly menilai program tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah, seperti rumah sakit daerah. Skemanya bisa dirancang sedemikian rupa agar tidak membebani keuangan rumah sakit.

‎“Kita punya rumah sakit sendiri. Entah nanti modelnya seperti apa, apakah subsidi atau diskon, supaya tidak mengganggu fiskal RSUD. Paling tidak ada wujud perhatian Pemkot Mataram terhadap kesehatan pejabatnya,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, perhatian terhadap kesehatan pejabat penting agar ada keseimbangan antara beban tugas yang diemban dengan perhatian yang diberikan pemerintah daerah.

‎Selain itu, dari sisi usia, sebagian besar pejabat eselon II di lingkup Pemkot Mataram sudah berada di atas 40 tahun. Pada usia tersebut, kondisi kesehatan, terutama kesehatan jantung, perlu mendapatkan perhatian lebih serius.

‎Menurutnya, program perawatan kesehatan jantung juga dapat menjadi langkah pencegahan dini terhadap potensi penyakit yang dipicu oleh tekanan kerja dan pola hidup yang kurang terkontrol.

‎“Tidak perlu sering-sering check up, minimal ada program perawatan kesehatan jantung sekali dalam setahun,” pungkasnya.

  • Related Posts

    BNN Kota Mataram Amankan Empat Pengguna Narkoba dalam Razia Kos di Karang Taliwang

    Mataram(KabarBerita)— Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram kembali menggencarkan upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kota Mataram. Melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), BNN menggelar kegiatan penyelidikan,…

    Jelang Iduladha, Distan Mataram Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

    Mataram(KabarBerita)– Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram mulai mengintensifkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan. Pemeriksaan perdana dilakukan di wilayah Kecamatan Selaparang untuk memastikan hewan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Hasil Riset Jangan Cuma Jadi Jurnal, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hardian Irfani Dorong Agar Dipublikasi melalui Media

    Hasil Riset Jangan Cuma Jadi Jurnal, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hardian Irfani Dorong Agar Dipublikasi melalui Media

    BRIN dan Komisi X DPR RI Gendeng PWI NTB, Perkuat Kapasitas Wartawan dalam Penulisan Berita Ilmiah Populer

    BRIN dan Komisi X DPR RI Gendeng PWI NTB, Perkuat Kapasitas Wartawan dalam Penulisan Berita Ilmiah Populer

    Anggota DPR RI Lalu Ari Bantu Kepulangan TKI Esan Hingga Bertemu Keluarga di Lombok

    Anggota DPR RI Lalu Ari Bantu Kepulangan TKI Esan Hingga Bertemu Keluarga di Lombok

    Gerak cepat, Legislator Senayan Hj. Mahdalena Salurkan Bantuan Darurat Untuk Korban Kebakaran di Lido-Belo

    Gerak cepat, Legislator Senayan Hj. Mahdalena Salurkan Bantuan Darurat Untuk Korban Kebakaran di Lido-Belo

    APJATI NTB Dorong Perlindungan dan Skema Biaya Pekerja Migran Indonesia di Taiwan

    APJATI NTB Dorong Perlindungan dan Skema Biaya Pekerja Migran Indonesia di Taiwan

    Perkuat Strategis Sport Tourism di Mandalika, ITDC Resmi Umumkan Jajaran Komisaris dan Direksi MGPA

    Perkuat Strategis Sport Tourism di Mandalika, ITDC Resmi Umumkan Jajaran Komisaris dan Direksi MGPA