Rotasi Kepala Sekolah di Mataram Belum Jelas, Tunggu Persetujuan Teknis Pusat

‎Mataram(KabarBerita)– Rencana rotasi dan pengisian jabatan kepala sekolah (kasek) yang kosong di Kota Mataram hingga kini belum menemui kepastian. Agenda yang sebelumnya sempat diwacanakan rampung sebelum bulan Ramadan, kembali mengalami penundaan.

‎Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, M. Yusuf, menjelaskan bahwa tertundanya pengisian 42 jabatan kepala sekolah di jenjang SD dan SMP negeri disebabkan belum terbitnya persetujuan teknis dari pemerintah pusat.

‎Berdasarkan hasil konsultasi dengan Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK), pemerintah daerah diminta terlebih dahulu mengunggah data calon kepala sekolah ke dalam sistem manajemen kepala sekolah dan pengawas sekolah.

‎“Harus diunggah dulu nama kepala sekolah yang akan dilantik, baru keluar persetujuan teknisnya. Tidak bisa lagi secara manual seperti sebelumnya,” ujar Yusuf.

‎Ia menambahkan, proses penginputan data tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar dua pekan. Dengan demikian, pelantikan kepala sekolah definitif paling cepat baru bisa dilaksanakan pada pertengahan April mendatang.

‎“Kita targetkan secepatnya. Kita selesaikan dulu proses administrasinya agar persetujuan teknis bisa segera keluar,” katanya.

‎Yusuf menegaskan, keberadaan kepala sekolah definitif sangat krusial bagi keberlangsungan dan kemajuan satuan pendidikan. Selain memastikan pengambilan keputusan strategis berjalan optimal, posisi definitif juga berperan penting dalam peningkatan kualitas guru serta pengelolaan sarana dan prasarana sekolah.

‎Tak hanya itu, keberadaan kepala sekolah definitif juga menjadi faktor penting dalam proses administrasi kelulusan siswa, khususnya terkait penandatanganan ijazah.

‎“Meskipun pelaksana tugas (Plt) diperbolehkan menandatangani ijazah berdasarkan aturan tertentu, kepala sekolah definitif memberikan kepastian hukum dan memastikan tata kelola sekolah berjalan lebih optimal,” tegasnya.

  • Related Posts

    Khawatir Kebocoran Data, Aktivasi IKD di Mataram Terkendala Kepercayaan Publik

    Mataram(KabarBerita)– Kekhawatiran masyarakat terhadap kejahatan siber masih menjadi hambatan utama dalam percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Mataram. Meski pemerintah terus mengembangkan sistem keamanan, keraguan warga terhadap potensi…

    Sari Yuliati Salurkan 10 Ribu Lebih Beasiswa PIP di Lombok, Wujud Nyata Dukungan Pendidikan

    ‎Mataram(KabarBerita)– Komitmen mendorong kemajuan pendidikan di Nusa Tenggara Barat kembali ditunjukkan Wakil Ketua DPR RI, Hj. Sari Yuliati. Politisi Partai Golkar ini kembali menyalurkan bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP)…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Legislator Senayan Lalu Ari Kembali Salurkan 150 Ribu Beasiswa PIP di Lombok

    Legislator Senayan Lalu Ari Kembali Salurkan 150 Ribu Beasiswa PIP di Lombok

    Sebanyak 2.722 CJH NTB Sudah Diterbangkan Menuju Tanah Suci

    Sebanyak 2.722 CJH NTB Sudah Diterbangkan Menuju Tanah Suci

    Megawati Lestari Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri Ikuti Jejak Raden Ajeng Kartini

    Megawati Lestari Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri Ikuti Jejak Raden Ajeng Kartini

    Disorot Survei Pilkada, Didi Sumardi Pilih Fokus Kinerja: “Terlalu Dini Bicara Suksesi”

    Disorot Survei Pilkada, Didi Sumardi Pilih Fokus Kinerja: “Terlalu Dini Bicara Suksesi”

    Kepala Desa Se-Lotim Sambut Baik Program Desa Berdaya dan Siap Bersinergi dengan Pemprov NTB

    Kepala Desa Se-Lotim Sambut Baik Program Desa Berdaya dan Siap Bersinergi dengan Pemprov NTB

    Khawatir Kebocoran Data, Aktivasi IKD di Mataram Terkendala Kepercayaan Publik

    Khawatir Kebocoran Data, Aktivasi IKD di Mataram Terkendala Kepercayaan Publik