Mataram Matangkan Skema WFH Jumat, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Mataram(KabarBerita)- Pemerintah Kota Mataram mulai mematangkan skema pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat yang direncanakan berlaku mulai April 2026. Fokus utama dalam penyusunan skema ini adalah memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal meski sebagian aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari rumah.

‎Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap melaksanakan kebijakan tersebut sesuai arahan pemerintah pusat. Namun, sejumlah penyesuaian teknis masih diperlukan agar implementasinya berjalan efektif di daerah.

‎“Kalau sudah keluar kebijakan itu, kita di pemerintah daerah akan melaksanakan sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Tapi tentu kita perlu menyiapkan teknis pelaksanaannya,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

‎Ia menjelaskan, sesuai informasi yang diperoleh, tidak semua pegawai akan menjalankan WFH secara penuh. Para pejabat struktural atau eselon tetap harus masuk kantor guna menjaga stabilitas layanan publik. Karena itu, pengaturan pola kerja menjadi hal yang krusial.

‎“Prinsipnya, pelayanan publik harus tetap berjalan normal. Jadi kita perlu atur pola kerja yang tepat, siapa yang WFH dan siapa yang tetap masuk,” tambahnya.

‎Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima surat edaran resmi terkait pelaksanaan WFH maupun skema empat hari kerja dari kementerian terkait.

‎“Kita belum menerima surat edaran baik dari Kemendagri maupun Kemenpan. Tapi kita mulai siapkan skemanya seperti apa. Yang jelas, sesuai arahan, satu hari dalam seminggu yakni hari Jumat akan diberlakukan WFH,” jelasnya.

‎Untuk mematangkan kebijakan tersebut, Pemkot Mataram akan menggelar rapat bersama lintas organisasi perangkat daerah (OPD) guna merumuskan pola pelaksanaan yang tepat.

‎Ia menambahkan, pada dasarnya draft surat edaran sudah disiapkan. Namun, pemerintah daerah masih menunggu kepastian aturan teknis dari pusat agar tidak terjadi perbedaan kebijakan.

‎“Kita tidak ingin bekerja dua kali. Kalau kita keluarkan edaran sekarang tapi berbeda dengan pusat, itu akan jadi tidak efektif. Mudah-mudahan hari ini surat edarannya sudah keluar, sehingga besok bisa langsung kita sampaikan ke seluruh OPD,” katanya.

‎Pemkot Mataram menargetkan, jika seluruh regulasi telah diterima, kebijakan WFH setiap Jumat sudah bisa mulai diterapkan pada pekan depan. Dengan persiapan yang matang, diharapkan kebijakan ini tetap menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus meningkatkan efisiensi kerja ASN.

  • Related Posts

    Reses di Montong Are, Mita Dian Serap Aspirasi Warga dari Pelatihan Pedagang hingga Perluasan Lahan Kuburan

    Mataram(KabarBerita)— Anggota Komisi I DPRD Kota Mataram, Mita Dian Listiawati, menggelar kegiatan reses di Lingkungan Montong Are, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kamis malam (22/5). Kegiatan yang berlangsung di rumah kepala…

    Minat Baca Pelajar Meningkat, Perpustakaan Kota Mataram Diserbu Pengunjung

    ‎Mataram(KabarBerita)— Tren literasi di Kota Mataram menunjukkan perkembangan menggembirakan. Perpustakaan Kota Mataram kini semakin ramai dikunjungi pelajar dan masyarakat umum. Dalam sehari, jumlah pengunjung bahkan bisa mencapai 200 hingga 250…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Ketua DPD II Golkar Lotim Miq Maman Sebut Kontribusi Sari Yuliati Terbanyak Selama Dirinya Pimpin Golkar Lotim

    Ketua DPD II Golkar Lotim Miq Maman Sebut Kontribusi Sari Yuliati Terbanyak Selama Dirinya Pimpin Golkar Lotim

    PKB Peduli, Miq Ari Sambangi Esan, Janjikan Program Sapi Melalui PKB

    PKB Peduli, Miq Ari Sambangi Esan, Janjikan Program Sapi Melalui PKB

    Tanggapi Kritik Pemuda Lombok, Megawati Pasang Badan : Pengabdian Sari Yuliati Nyata dan Dirasakan Masyarakat

    Tanggapi Kritik Pemuda Lombok, Megawati Pasang Badan : Pengabdian Sari Yuliati Nyata dan Dirasakan Masyarakat

    Usia Bangunan Pemicu Ambruknya Ruang Kelas SMAN 7 Mataram, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani Langsung Turun ke Lokasi

    Usia Bangunan Pemicu Ambruknya Ruang Kelas SMAN 7 Mataram, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani Langsung Turun ke Lokasi

    Salurkan 19 Ribu Beasiswa PIP Aspirasi Lalu Hadrian, Mita Dian Pesan Siswa Jangan Putus Sekolah

    Salurkan 19 Ribu Beasiswa PIP Aspirasi Lalu Hadrian, Mita Dian Pesan Siswa Jangan Putus Sekolah

    Reses di Montong Are, Mita Dian Serap Aspirasi Warga dari Pelatihan Pedagang hingga Perluasan Lahan Kuburan

    Reses di Montong Are, Mita Dian Serap Aspirasi Warga dari Pelatihan Pedagang hingga Perluasan Lahan Kuburan