Salurkan 19 Ribu Beasiswa PIP Aspirasi Lalu Hadrian, Mita Dian Pesan Siswa Jangan Putus Sekolah

‎Mataram(KabarBerita)— Ketua DPC PKB Kota Mataram, Mita Dian Listiawati, menyalurkan 19 ribu beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada siswa jenjang SD, SMP hingga SMA di Kota Mataram. Bantuan pendidikan tersebut merupakan program aspirasi Anggota Komisi X DPR RI sekaligus Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian Irfani.

‎Dalam kegiatan penyaluran itu, Mita Dian berpesan kepada para siswa agar tidak berhenti sekolah dan terus berjuang meraih cita-cita meski menghadapi keterbatasan ekonomi.

‎“Beasiswa ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan sekolah. Jangan sampai ada anak-anak kita yang putus sekolah karena persoalan biaya. Pendidikan adalah jalan untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Mita.

‎Ia menyampaikan, bantuan PIP tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Lalu Hadrian terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu di Kota Mataram.

‎Mita juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Lalu Hadrian Irfani atas perjuangannya menghadirkan program bantuan pendidikan bagi masyarakat.

‎“Ini adalah bentuk kepedulian nyata Pak Lalu Hadrian kepada masyarakat. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga menjadi solusi strategis agar anak-anak kita tetap bisa melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita,” katanya.

‎Menurutnya, pendidikan menjadi investasi penting untuk masa depan generasi muda. Karena itu, bantuan yang diterima siswa diharapkan benar-benar digunakan untuk menunjang kebutuhan belajar.

‎Ia juga meminta para orang tua ikut mendukung pendidikan anak-anak mereka agar tetap semangat bersekolah dan tidak terpaksa putus sekolah karena kendala biaya.

‎Penyaluran 19 ribu beasiswa PIP tersebut mencakup siswa dari berbagai wilayah di Kota Mataram. Program itu diharapkan mampu membantu menjaga angka partisipasi sekolah tetap tinggi sekaligus menekan risiko putus sekolah.

‎PKB Kota Mataram memastikan akan terus mengawal program-program pendidikan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama kalangan siswa dari keluarga kurang mampu.

  • Related Posts

    Pesantren Jangan Dihakimi : Memperkuat Perlindungan Anak Tanpa Menghilangkan Jasa Besar Pesantren

    Oleh : Ali Alkhairy   Kepedulian terhadap keselamatan santri adalah sikap yang patut dihargai. Setiap kasus kekerasan terhadap anak, di mana pun terjadi, harus menjadi perhatian bersama. Korban wajib dilindungi,…

    Kanwil Kemenag NTB Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Pesantren

    MATARAM (KabarBerita) –Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB, Dr. Zamroni Aziz, mendorong seluruh instansi lintas sektor untuk bersama-sama memperkuat edukasi, pembinaan, pengawasan, dan pengembangan lingkungan pendidikan dan pondok…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga