
Mataram(KabarBerita) – Banjir rob kembali menerjang kawasan pesisir Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Gelombang pasang setinggi sekitar 2,5 meter membuat air laut meluber hingga 10 meter ke daratan dan menggenangi permukiman warga.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram, Akhmad Muzaki, mengatakan pihaknya langsung menurunkan tim ke lokasi untuk membantu warga sekaligus mendistribusikan 100 lembar geobag sebagai tanggul darurat. “Kami pastikan tidak ada warga yang perlu dievakuasi. Situasi masih terkendali,” ujarnya.
BPBD bersama Dinas PUPR juga menyiapkan tanggul sementara dari geobag berisi pasir untuk menahan luapan air laut. Muzaki menegaskan, langkah cepat ini dilakukan untuk meminimalisasi dampak rob susulan.
Ia mengimbau warga pesisir tetap waspada menghadapi peralihan musim yang rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, gelombang pasang, dan angin kencang. “Kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat sangat penting saat memasuki musim hujan,” tegasnya.








