Cadangan Beras Kebencanaan Mataram Habis, Anggaran 2026 Turun Drastis

Mataram(KabarBerita) – Cadangan pangan berupa beras yang disiapkan untuk penanganan kebencanaan di Kota Mataram kini telah habis. Kondisi ini terjadi di tengah merosot tajamnya alokasi anggaran cadangan pangan daerah pada tahun 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram, Sudirman, mengungkapkan bahwa stok cadangan pangan daerah yang sebelumnya mencapai 20 ton telah sepenuhnya tersalurkan kepada masyarakat terdampak bencana dan cuaca ekstrem.

“Cadangan pangan daerah sebanyak 20 ton yang ada di gudang sudah habis. Penyalurannya sudah mendapat persetujuan dewan pangan, dengan dua kecamatan sebagai sasaran penerima,” ujarnya.

Dua wilayah yang menjadi prioritas penyaluran yakni Kecamatan Mataram dan Kecamatan Ampenan. Di Kecamatan Mataram, bantuan beras disalurkan kepada sekitar 350 kepala keluarga (KK), sedangkan di Kecamatan Ampenan menjangkau sekitar 700 KK. Seluruh beras yang disalurkan tersebut merupakan pengadaan tahun 2025.

Memasuki tahun 2026, kondisi anggaran untuk cadangan pangan mengalami penurunan signifikan. Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram hanya mendapat alokasi anggaran sekitar Rp20 juta untuk pengadaan tiga ton beras, jauh lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau tahun 2025 pengadaan bisa mencapai 20 ton, tahun ini hanya tiga ton. Penurunannya cukup jauh,” kata Sudirman.

Pengadaan cadangan beras tahun ini direncanakan berlangsung pada triwulan kedua, sekitar bulan Juni hingga Juli, dengan sasaran penerima sekitar 300 kepala keluarga.

Cadangan beras daerah tersebut memiliki peran vital dalam penanganan tanggap darurat ketika terjadi bencana maupun cuaca ekstrem, seperti abrasi yang kerap melanda wilayah pesisir Kecamatan Ampenan.

Namun, dengan kondisi gudang yang saat ini kosong, Dinas Ketahanan Pangan telah menyiapkan langkah antisipasi apabila bencana terjadi sebelum pengadaan baru terealisasi.

“Kalau terjadi musibah sebelum pengadaan, kami akan berkoordinasi dengan Bulog. Kita akan meminjam dulu sebagai bentuk dukungan, karena cadangan di gudang sudah habis,” jelasnya.

Sudirman menambahkan, merosotnya alokasi anggaran cadangan pangan tahun ini tidak terlepas dari kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah daerah, sehingga porsi untuk cadangan pangan harus disesuaikan.

Meski demikian, pihaknya tetap membuka kemungkinan untuk mengusulkan tambahan anggaran melalui APBD Perubahan apabila kebutuhan cadangan pangan dinilai masih kurang.

“Kalau dalam perjalanan ternyata masih kurang, tentu akan kami usulkan penambahan pada APBD Perubahan,” pungkasnya.

  • Related Posts

    Dalih Pemeriksaan BPK, Penertiban Reklame Bodong di Mataram Belum Bergerak

    Mataram(KabarBerita) – Upaya penertiban reklame bodong di Kota Mataram belum bisa bergerak dalam waktu dekat. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram mengungkapkan, penundaan tersebut berkaitan dengan kesibukan…

    Data Tower Telekomunikasi Mataram Amburadul, Pansus DPRD Soroti Lemahnya Kinerja Perizinan

    Mataram(KabarBerita) – Carut-marut pendataan menara telekomunikasi di Kota Mataram akhirnya terbuka di meja rapat. Panitia Khusus (Pansus) Raperda Penyelenggaraan Menara Telekomunikasi DPRD Kota Mataram menggelar rapat kerja dengan sejumlah OPD…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Dalih Pemeriksaan BPK, Penertiban Reklame Bodong di Mataram Belum Bergerak

    Dalih Pemeriksaan BPK, Penertiban Reklame Bodong di Mataram Belum Bergerak

    BRIDA NTB Bersama PLN dan BRIN Akselerasi Pengembangan Riset PLTAL Selat Alas

    BRIDA NTB Bersama PLN dan BRIN Akselerasi Pengembangan Riset PLTAL Selat Alas

    Cadangan Beras Kebencanaan Mataram Habis, Anggaran 2026 Turun Drastis

    Cadangan Beras Kebencanaan Mataram Habis, Anggaran 2026 Turun Drastis

    Kemnaker Perkuat Pembekalan Mahasiswa Hadapi Green Jobs dan Dunia Kerja Digital

    Kemnaker Perkuat Pembekalan Mahasiswa Hadapi Green Jobs dan Dunia Kerja Digital

    Data Tower Telekomunikasi Mataram Amburadul, Pansus DPRD Soroti Lemahnya Kinerja Perizinan

    Data Tower Telekomunikasi Mataram Amburadul, Pansus DPRD Soroti Lemahnya Kinerja Perizinan

    Banyu Urip Dijadikan Percontohan Oplah Daerah Pertanian di NTB

    Banyu Urip Dijadikan Percontohan Oplah Daerah Pertanian di NTB