
Bima(KabarBerita) – Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Kabupaten Bima resmi mengukuhkan Muhammad Putera Feryandi, atau yang akrab disapa Dae Yandi, sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima periode 2025–2030.
Penetapan ini dilakukan secara aklamasi dalam forum Musda yang digelar di Hotel Mutmainnah, Senin (29/9/2025).
Sekretaris DPD I Partai Golkar NTB, Firadz Parizka, mengapresiasi proses Musda yang berjalan lancar dan demokratis. “Alhamdulillah, sebagaimana di Kota Bima, Musda di Kabupaten Bima juga berjalan kondusif. Dae Yandi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Bima periode 2025–2030,” ujarnya.
Firadz menegaskan bahwa dinamika dalam Musda merupakan bagian dari tradisi demokratis Partai Golkar. “Ini sudah menjadi fatsun Golkar, di mana Musda berlangsung dalam suasana sejuk dan penuh kompromi serta kesepakatan pemilik hak suara dalam menentukan sosok ketua partai,” tegasnya.
Ketua DPD I Partai Golkar NTB H. Mohan Roliskana menambahkan, meski belum ada agenda politik besar dalam waktu dekat, konsolidasi organisasi harus segera dilakukan. Ia mendorong Dae Yandi untuk merumuskan kebijakan strategis guna memperkuat basis elektoral Golkar di Kabupaten Bima.
Mohan juga berpesan agar dalam penyusunan pengurus, Dae Yandi mampu merangkul seluruh kader, mengombinasikan pengalaman pengurus lama dengan energi baru kader muda yang kreatif. “Harapan kita, Dae Yandi hadir dengan gagasan baru yang didukung pengurus berjiwa kreatif untuk mengembangkan Partai Golkar di Kabupaten Bima,” terangnya.
Musda ini dihadiri jajaran elite Golkar, termasuk Ketua DPD I Golkar NTB H. Mohan Roliskana dan Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Damayanti Putri, yang sebelumnya menjabat Ketua Golkar Kabupaten Bima.







