Abdul Rahim Pertanyakan Program Direktif Gubernur Hilang di APBD Perubahan 2025

Mataram, (KabarBerita) – Anggota Komisi IV DPRD NTB, Abdul Rahim mengaku kecewa atas sikap Pemprov NTB yang menghilangkan secara tiba-tiba program bantuan fisik untuk masyarakat yang sudah terbit dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun anggaran 2025.

Padahal, program tersebut sudah tertuang dalam Pergub 06 tahun 2025 tentang Pergeseran Anggaran yang sudah ditandatangani Gubernur Lalu Muhamad Iqbal.

“Jujur, saya kecewa, program ini tiba-tiba hilang karena saya sendiri yang ikut mendampingi Dinas Pertanian dan Dinas PUPR NTB ke lapangan dan disaksikan oleh masyarakat secara langsung,” ujarnya pada wartawan, Senin (29/9) kemarin.

Menurut Politisi PDI-P ini, bahwa dalam data By Name By Address (BNBA) yang diterimanya dari PPK, yakni setiap anggota DPRD NTB memperoleh program direktif gubernur NTB senilai Rp 2 miliar per orangnya atau setara dengan 10 paket proyek.

Dimana, Bram menyebut bahwa program tersebut berupa jalan tani, jalan lingkungan, dan irigasi. Namun, hingga kini, sudah tidak ada alias dihilangkan.

“Jadi, karena saya ikut kawal dan mendampingi pihak konsultan turun ke lapangan dan bertemu dengan masyarakat, maka saya tanyakan pada Jumat (26/9) lalu. Hasilnya, ternyata anggaran kita sudah di-nol-kan. Ini yang enggak bisa saya terima,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa dirinya perlu meluruskan adanya kehilangan program tersebut, lantaran oleh masyarakat kini mulai muncul istilah pembohong.

Terlebih, program direktif yang sudah disurvei dan masuk DPA berada di empat kecamatan di wilayah daerah pemilihannya, yakni Kecamatan, Buer, Alas Barat, dan Moyo Hulu.

“Saya akan serius kawal kehilangan program untuk masyarakat di empat kecamatan di dapil saya ini. Saya enggak terima praktek otak-atik anggaran seenaknya yang dilakukan Pemprov dibawah kepemimpinan Gubernur Iqbal ini,” jelas Bram.

“Insya Allah, saya akan ketemu dengan pimpinan DPRD NTB dan Kepala BPKAD untuk menanyakan soal hilangnya anggaran untuk masyarakat ini,” sambungnya.

Menyinggung soal langkah Kejati NTB yang sudah menaikkam status uang “siluman” pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD NTB ke tahap penyidikan. Bram mendukung hal itu.

Bahkan, dirinya siap mengawal langsung kasus tersebut.

“Jadi, soal dana pokir ini saya berharap dapat berlanjut tidak saja ke para anggota DPRD tapi juga menyasar ke pihak eksekutif sehingga bisa terang benderang. Ini karena hilangnya program yang sudah di DPA juga karena pengaruh dana siluman yang awalnya untuk hajat para anggota dewan baru tapi kini dikembalikan kembali anggarannya,” tandasnya. (red)

Related Posts

Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu NTB Komit Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Jurdil

“Kunjungan ke parpol merupakan bagian dari kegiatan Konsolidasi demokrasi. Kami juga bersilaturrahim dengan media, NGO dan ormas,”   Mataram (KabarBerita) — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB terus memperkuat konsolidasi demokrasi…

Komisi V DPR RI Dorong Fungsi Bendungan Dioptimalkan

LOMBOK BARAT (KabarBerita) –Politisi senior asal Nusa Tenggara Barat (NTB) Mori Hanapi yang juga anggota komisi V DPR RI mendorong fungsi bandungan dioptimalkan. Maka fungsi mitigasi bencana baik banjir dan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak

BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak

Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu NTB Komit Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Jurdil

Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu NTB Komit Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Jurdil