Dinkes Mataram Dukung Penangguhan 15 SPPG, Utamakan Keamanan MBG

‎Mataram(KabarBerita) – Dinas Kesehatan Kota Mataram menyatakan dukungannya terhadap langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang menangguhkan operasional 15 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akibat sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang tidak sesuai standar.

‎Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah tegas dan tepat untuk menjaga kualitas layanan serta melindungi kesehatan para penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, Emirald Isfihan, menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat langsung dalam proses penangguhan operasional dapur MBG tersebut. Hal itu lantaran seluruh kewenangan berada di bawah BGN.

‎“Dalam proses penangguhan ini memang tidak ada keterlibatan kami karena jalur koordinasi resminya langsung di bawah BGN. Namun kami melihat, selain dampak terhadap distribusi makanan, aspek keamanan juga harus menjadi prioritas,” ujarnya.

‎Ia menilai, langkah yang diambil BGN sudah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk dampak dan keberlanjutan program. Karena itu, pihaknya memilih mendukung keputusan tersebut demi menjamin keamanan dibanding sekadar memastikan distribusi makanan tetap berjalan.

‎“Kalaupun harus disuspend, kami lebih memilih aspek keamanan. Kami yakin BGN sudah memikirkan dampak dan langkah ke depan,” tambahnya.

‎Terkait penangguhan belasan SPPG di Kota Mataram, Dinas Kesehatan mengaku tidak menerima surat resmi. Namun berdasarkan data yang ada, seluruh SPPG yang disuspend bermasalah pada sistem IPAL.

‎Ia menjelaskan, sejak awal Dinas Kesehatan memang tidak memiliki kewenangan untuk memeriksa keberadaan atau kelayakan IPAL. Peran Dinas Kesehatan hanya sebatas menerbitkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yang prosedurnya terpisah dari keberadaan IPAL.

‎“Untuk IPAL itu kewenangannya ada di Dinas Lingkungan Hidup, termasuk persetujuan teknisnya. Jadi bukan di kami,” jelasnya.

‎Meski demikian, Dinas Kesehatan tetap akan mengawal proses perbaikan secara pasif. Pihaknya siap memfasilitasi jika ada permintaan dari pengelola dapur MBG yang terdampak suspend, khususnya dalam pemenuhan persyaratan kesehatan agar bisa kembali beroperasi.

‎Sementara itu, penangguhan operasional SPPG berdampak langsung pada terhentinya distribusi MBG bagi penerima manfaat, seperti siswa sekolah serta kelompok rentan, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

‎Sejumlah SPPG yang terdampak juga telah menyampaikan pemberitahuan kepada penerima manfaat bahwa distribusi MBG untuk sementara dihentikan hingga waktu yang belum ditentukan, sambil menunggu proses perbaikan infrastruktur dapur dan sistem IPAL selesai dilakukan.

  • Related Posts

    Fraksi PPP DPRD Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker Reserse PPA/PPO Polresta Mataram

    Mataram(KabarBerita)– Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Mataram yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Mataram, Zia Urrahman, M.Pd.I., menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan Satuan Kerja (Satker) Reserse Perlindungan…

    DPRD Kota Mataram Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Sinergi dengan Pemkot untuk Tata Kelola yang Lebih Baik

    Mataram(KabarBerita)– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mataram bersama Pemerintah Kota Mataram resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

    Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

    Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

    Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

    Gubernur Iqbal tegaskan Raker APPSI tidak hanya forum koordinasi tapi kolaborasi solutif Pemerintah Provinsi

    Gubernur Iqbal tegaskan Raker APPSI tidak hanya forum koordinasi tapi kolaborasi solutif Pemerintah Provinsi

    Sayembara Riset 2026, Brida NTB Perkuat Kolaborasi Inovasi Berdampak Bagi Masyarakat

    Sayembara Riset 2026, Brida NTB Perkuat Kolaborasi Inovasi Berdampak Bagi Masyarakat

    Fraksi PPP DPRD Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker Reserse PPA/PPO Polresta Mataram

    Fraksi PPP DPRD Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker Reserse PPA/PPO Polresta Mataram

    DPRD Kota Mataram Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Sinergi dengan Pemkot untuk Tata Kelola yang Lebih Baik

    DPRD Kota Mataram Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Sinergi dengan Pemkot untuk Tata Kelola yang Lebih Baik