DPRD Kota Mataram Ajukan Tiga Raperda Hak Inisiatif ‎

‎Mataram(KabarBerita) – DPRD Kota Mataram mengajukan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Hak Inisiatif dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama, Selasa (9/12). Sidang tersebut, sekaligus menutup Masa Persidangan I dan membuka Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026. Rapat dipimpin Ketua DPRD Abdul Malik dan dihadiri Sekda Kota Mataram Lalu Alwan Basri.

‎Tiga Raperda yang diajukan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) tersebut meliputi Raperda Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Raperda Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan, serta Raperda Penyelenggaraan Menara Telekomunikasi. Usulan ini dinilai penting sebagai upaya memperkuat pelayanan pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎Ketua Bapemperda Muhammad Al Hariri menyebutkan bahwa penyusunan tiga Raperda tersebut merupakan langkah strategis menjawab kebutuhan daerah yang terus berkembang. “Usulan ini diharapkan menjadi landasan hukum yang kuat untuk meningkatkan pelayanan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menciptakan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dalam penyampaian pokok pikiran pengusul.

‎Raperda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, kata Hariri, hadir untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila, termasuk membina kerukunan di masyarakat yang majemuk. Regulasi ini juga menjadi pedoman pemerintah daerah dalam menanamkan nilai kebangsaan kepada masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

‎Sementara Raperda Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan bertujuan meningkatkan peran warga dalam pembangunan di kawasan tempat tinggalnya. Aturan ini diharapkan mendorong masyarakat lebih mandiri, inovatif, dan berdaya saing melalui pengelolaan potensi lingkungan yang dimiliki.

‎Pada sektor telekomunikasi, Raperda Penyelenggaraan Menara Telekomunikasi diajukan untuk memperbarui regulasi lama yang dinilai tidak lagi relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Penataan ulang menara juga diperlukan untuk menjaga estetika kota dan meningkatkan kepastian hukum bagi penyelenggara telekomunikasi di daerah.

‎Melalui rapat tersebut, DPRD juga membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas secara mendalam tiga Raperda Hak Inisiatif sebelum nantinya ditetapkan menjadi regulasi daerah.

  • Related Posts

    Uang Lembur Masuk TPP, Tambahan Penghasilan ASN Mataram Berpeluang Naik

    Mataram(KabarBerita)– Pemerintah Kota Mataram tengah mengkaji perubahan skema Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK. Salah satu perubahan yang disiapkan adalah mengintegrasikan uang lembur…

    Limbah Pasar Ikan Bintaro Masih Mengalir ke Got, Pemkot Mataram Tunggu IPAL dari KKP

    ‎Mataram(KabarBerita)– Persoalan limbah di Pasar Ikan Bintaro, Kota Mataram, belum sepenuhnya teratasi. Ketiadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) membuat limbah cair dari aktivitas pasar masih berpotensi meluap dan mengalir ke…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Kasus LSMC terus bergulir, DPW Garda Satu NTB dukung penegakan hukum

    Kasus LSMC terus bergulir, DPW Garda Satu NTB dukung penegakan hukum

    Tujuh Kursi Komisioner KPID NTB Diperebutkan 98 Orang Peserta Ikut Seleksi, Didominasi Warga Kota Mataram

    Tujuh Kursi Komisioner KPID NTB Diperebutkan 98 Orang Peserta Ikut Seleksi, Didominasi Warga Kota Mataram

    Mengisi Kekosongan Kepemimpinan Bupati Lobar, Ummi Nurul Adha Janji  Jalankan Tugas dengan Penuh Tanggung Jawab

    Mengisi Kekosongan Kepemimpinan Bupati Lobar, Ummi Nurul Adha Janji  Jalankan Tugas dengan Penuh Tanggung Jawab

    Uang Lembur Masuk TPP, Tambahan Penghasilan ASN Mataram Berpeluang Naik

    Uang Lembur Masuk TPP, Tambahan Penghasilan ASN Mataram Berpeluang Naik

    Limbah Pasar Ikan Bintaro Masih Mengalir ke Got, Pemkot Mataram Tunggu IPAL dari KKP

    Limbah Pasar Ikan Bintaro Masih Mengalir ke Got, Pemkot Mataram Tunggu IPAL dari KKP

    Dua Kali Ditegur, Pedagang Keliling yang Gunakan Trotoar di Mataram Terancam Ditindak

    Dua Kali Ditegur, Pedagang Keliling yang Gunakan Trotoar di Mataram Terancam Ditindak