
MATARAM (KabarBerita) – Ketua Komisi III DPRD NTB, H.Sambirang Ahmadi menyoroti gangguan cyber yang dialami Bank NTB Syariah yang dikeluhkan banyak nasabah. Politisi PKS ini meminta pihak bank segera melakukan pembenahan, terutama dari sisi sistem teknologi. Seperti perbaikan infrastruktur teknologi layanan digital yang sudah seharusnya diupgrade. Kemudian tidak lagi menggunakan jasa pihak ketiga, sehingga mudah recovery jika terjadi gangguan seperti saat ini.
“Kita minta infrastruktur teknologi layanan digital diupgrade secepatnya. Jika memungkinian tidak lagi menggunakan jasa pihak ketiga. Sehingga kalau ada masalah seperti yang terjadi sekarang, bisa cepat recovery,” kata H. Sambirang Ahmadi, Rabu (16/4/2025).
Sambirang berharap layanan digital yang masih mengalami gangguan hingga saat ini bisa segera diselesaikan. New Mobile Banking yang sedang diajukan pihak bank saat bisa selesai secepatnya.
“Kami sudah koordinasi dengan bank NTB Syariah, transaksi via ATM sudah normal. Yang masih berproses itu layanan digitalnya. Saat ini sedang diajukan new mobile banking. Kita berharap semoga cepat bereslah,” harapnya.
Adanya gangguan tersebut, lanjut Sambirang, berdampak terhadap berbagai aktivitas transaksi yang akan dilakukan oleh nasabah. Gangguan itu juga berdampak terhadap kepercayaan publik pada bank NTB Syariah.
Sementara itu, terkait pergantian direksi Bank NTB Syariah, Sambirang mengatakan pergantian direksi merupakan kewajiban. Sehingga pemegang saham harus segera mengisi kekokosangn pada top direksi agar ada kepastian.
“Ya kita minta pemegang saham untuk segera mengisi kekosongan top direksi bank NTB Syariah. Supaya ada kepastian,” terangnya.
Kekosongan jabatan yang terlalu lama, kata Sambirang dikhawatirkan akan semakin mengganggu kinerja bank NTB Syariah.
“Mengambang terlalu lama itu justru bisa mengganggu kinerja bank,” tandasnya.








