Fathurrahman : Bapenda Perlu Rekonsiliasi Untuk Meningkatkan PAD

Mataram, (KabarBerita) – Adanya penyelewengan dana dari para pelaku usaha tentang pendapatan Daerah dari pajak menjadi perhatian Pemprov NTB , hal ini disampaikan Plt Bapenda NTB , Fathurrahman seusai Rapat Koordinasi tim pembina Posyandu provinsi dengan pembina Posyandu se- kabupaten /kota di NTB di Lombok Raya, (3/7).

Fathurrahman mengatakan perlunya koordinasi dari berbagai pihak untuk memaksimalkan pendapatan Daerah baik dari Pemerintah dan Stake holders  terkait, dan perlunya pengawasan yang lebih intens terhadap pelaku usaha yang wajib kena pajak.

“Koordinasi itu sangat diperlukan oleh pihak terkait untuk meningkatkan pendapatan daerah kita, dan bagi pengusaha yang kena pajak supaya lebih transparan dalam pelaporannya,” terangnya.

Dia juga mengatakan bahwa untuk sekarang ini Pemprov NTB akan berkoordinasi dengan pengusaha penyedia bahan bakar kendaraan bermotor yang sistem pelaporan pajaknya bersifat safe assessment yang yang pelaporannya tidak transparan dan ini yang harus dihindari.

“Sistem pelaporan safe assessment itukan bisa mereka buat-buat supaya terhindar dari pajak bahkan ada juga yang tidak melapor tapi data ppn ada,” cetus nya.

Fathurrahman juga menambahkan dengan adanya permasalahan seperti adanya manipulasi maka perlu dari pemerintah menyiapkan sanding data.

“Jadi supaya ada keselarasan dalam menentukan data, kami akan sanding data dan kami akan minta itu ke pihak terkait,” ucapnya.

Fathurrahman menambahkan jangan sampai Daerah NTB hanya sebagai Wadah membangun usaha tapi daerah lain yang menikmati hasil, seperti data yang terlihat adanya pemasukan ke daerah Jawa timur tapi usahanya di NTB.

“Inikan ada masalah kenapa pembayaran pajak ke Jawa timur tapi usaha disini,” ungakpnya.

Dia juga memberikan keterangan tentang adanya perusahan BBM yang tidak sesuai dan salah salur untuk pajaknya dan perlu adanya Rekonsiliasi dari pihak terkait dan Pemprov NTB sudah mengupayakannya supaya jelas arahnya.

“Jadi kami sudah minta klarifikasi dari pertamina patra niaga yang ada di Surabaya terkait hal itu tentang adanya salah salur dari Perusahaan mitra pertamina patra niaga dan kami minta data sanding,” pungkas menambahkan.

Dia juga mengatakan bahwa tahap awal pernah melakukan Rekonsiliasi tapi hitungannya masih belum cocok dan ini mesti ditindak lanjuti dan harus minta pertanggung jawaban dari pihak Perusahaan yang bermitra dengan pertamina patra niaga Surabaya ” kita akan wajib pungut untuk perusahaan itu supaya pajaknya masuk ke daerah kita Jadi ini pendapatan Daerah kita ” tutupnya. (Red)

Related Posts

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

“Anggaran bukan sekadar deretan angka dalam dokumen keuangan. Ia adalah cerminan arah kebijakan, keberanian menetapkan prioritas, sekaligus ukuran kesungguhan pemerintah dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.”   Ada hal yang menarik…

Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

Mataram (KabarBerita) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat paripurna bersama Pemerintah Provinsi NTB dengan agenda penyerahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak

BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak