Fraksi PPP Desak Pemkot Terbitkan Perwal, Zia Urrahman: Lindungi Anak dari Krisis Identitas dan Penyimpangan Seksual

Mataram(KabarBerita)– Fraksi PPP DPRD Kota Mataram mendesak Pemerintah Kota Mataram segera mengambil langkah konkret untuk mencegah maraknya penyimpangan seksual dan berbagai tindakan asusila yang dinilai mengancam generasi muda. Selain menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Fraksi PPP meminta Pemkot segera menerbitkan surat edaran, surat imbauan, bahkan Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai langkah cepat memutus mata rantai persoalan tersebut.

‎Desakan itu disampaikan Ketua Fraksi PPP Zia Urrahman menerima kunjungan Abah Hasyim bersama sejumlah penggiat perlindungan anak,pada Rabu (1/7). Pertemuan tersebut membahas kondisi sosial di lapangan yang dinilai semakin memprihatinkan, terutama terkait ancaman terhadap remaja dan anak-anak.

‎Zia Urrahman, mengatakan isu yang disampaikan Abah Hasyim bukan hal baru. Menurutnya, Fraksi PPP sejak lama telah menyuarakan persoalan tersebut dan menyiapkan Raperda sebagai dasar hukum untuk memperkuat upaya pencegahan.

‎”Kami sudah menyiapkan Raperda. Sambil menunggu jadwal pembahasannya, kami meminta Pemkot Mataram segera mengeluarkan surat edaran, surat imbauan, atau bahkan Peraturan Wali Kota agar langkah pencegahan bisa segera dilakukan dan mata rantai persoalan ini dapat diputus,” tegas Zia.

‎Ia mengaku sangat terkejut setelah mendengar paparan mengenai kondisi di lapangan. Menurutnya, kelompok yang menjadi sasaran adalah remaja yang masih labil dan anak-anak yang belum memiliki pemahaman yang cukup untuk melindungi diri.

‎”Saya shock dan gemetar mendengar fakta-fakta yang dipaparkan. Ini menjadi alarm bagi kita semua karena sasaran mereka lebih banyak menyasar remaja yang belum memiliki arah dan anak-anak yang masih polos,” ujarnya.

‎Zia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menyerahkan tanggung jawab perlindungan anak hanya kepada pemerintah atau aparat penegak hukum. Menurutnya, keluarga dan lingkungan memiliki peran paling penting dalam membentengi anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan, penyimpangan perilaku, maupun tindakan asusila.

‎Ia mengimbau masyarakat agar memperkuat pengawasan terhadap anak, mulai dari lingkungan keluarga, tetangga hingga masyarakat sekitar. Orang tua juga diminta lebih aktif mendengarkan keluh kesah anak, mengawasi pergaulan mereka, serta menanamkan nilai-nilai agama, moral, dan akhlak sejak usia dini.

‎”Jangan biarkan anak menghadapi persoalannya sendirian. Jadilah sahabat, pelindung, dan tempat mereka merasa aman untuk bercerita,” katanya.

‎Zia juga meminta masyarakat tidak ragu melaporkan kepada aparat berwenang apabila mengetahui adanya dugaan kekerasan, pelecehan, maupun tindakan asusila terhadap anak agar dapat segera ditindaklanjuti.

‎”Melindungi anak bukan hanya tugas orang tua, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bermartabat. Anak yang terlindungi hari ini adalah masa depan bangsa yang kuat dan membanggakan. Lindungi anak cucu kita dari krisis identitas,” pungkasnya.

  • Related Posts

    Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

    Matatam(KabarBerita)– Komisi III DPRD Kota Mataram mengingatkan kontraktor pelaksana proyek Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) agar bertanggung jawab penuh terhadap seluruh dampak pekerjaan di lapangan. Kerusakan jalan, trotoar,…

    Ketua DPRD Kota Mataram Abdul Malik Pasang Badan, Siap Dukung Penuh Kontingen Porprov Demi Target ‘Hat-trick’

    Mataram(KabarBerita)— Ketua DPRD Kota Mataram, Abdul Malik, menegaskan kesiapan jajaran legislatif untuk memberikan dukungan total kepada kontingen Kota Mataram yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Di tengah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

    Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

    Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

    Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

    Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

    Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

    TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

    TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

    BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak

    BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak

    Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu NTB Komit Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Jurdil

    Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu NTB Komit Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Jurdil