
Mataram, (KabarBerita) – Gubernur NTB Dr Lalu Muhammad Iqbal melakukan kunjungan lapangan dan melihat secara langsung persiapan kegiatan rekonstruksi 2 ruas jalan lama yang belum tertangani, hal ini disampaikan melalui siaran pers Pemprov NTB, selasa (23/9).
Miq Iqbal mengatakan Kedua ruas jalan tersebut dalam keadaan rusak berat yaitu ruas Simpang Pototano-Simpang Seteluk sepanjang 3,8 kilo yang merupakan jalan jalur 2, dan ruas Jalan Tanjung Geres- Pohgading sepanjang 4 Km adalah jalur 1.
“Jalan rusak diakibatkan oleh pengelolaan air di sepanjang ruas jalan yang kurang bagus, sehingga pada saat musim kemarau seperti sekarang masyarakat pengguna mengalami polusi debu dan saat musim penghujan becek dan terkadang sulit di lalui,” ucapnya.
Miq Iqbal menambahkan bahwa untuk pengerjaan kedua ruas jalan tersebut diperkirakan bisa selesai hingga desember dan baru bisa digunakan untuk beraktifitas seperti biasanya.
“waktu pengerjaan keduanya 3,5 Bulan sehingga diperkirakan Desember nanti sudah dapat di gunakan,” terang Gubernur.
Lebih lanjut Miq iqbal mengatakan bahwa meninjau langsung persiapan rekonstruksi itu sangat penting, supaya bisa memastikan persiapannya berjalan baik dan dapat dikerjakan tepat waktu.
“Jadi itu penting untuk melihat langsung persiapan rekonstruksi, supaya lebih efektif persiapan dan pengerjaannya ,”ucapnya.
Miq Iqbal juga menambahkan dua jalan ini merupakan penghubung menuju kawasan sentra produksi seperti ruas Pohgading-Tanjung Geres ini daerah sentra kelapa dan bahan material yang banyak di manfaatkan oleh kendaraan angkutan barang yang membawa bahan-bahan tersebut ke luar daerah. Demikian juga halnya simpang Tano-Simpang Seteluk adalah ruas jalan penghubung jalan nasional dengan Ibu Kota Kabupaten Sumbawa Barat.
“Dua jalan ini merupakan jalan untuk menunjang perekonomian masyarakat dan sekaligus penghubung kawasan sentra produksi,” imbuhnya.
Miq Iqbal juga menekankan kepada pelaksana pekerjaan agar mematuhi ketentuan dan rencana teknis yang ada.
“lakukan dengan baik kepercayaan ini dan supaya tepat waktu sehingga jalan ini bisa segera digunakan,” ucap Gubernur.
Miq iqbal juga menekankan kepada para pengawas supaya melakukan pengawasan dengan baik sehingga kualitas pekerjaan jalan ini sesuai dengan rencana.
” Para pengawas juga supaya melakukan pengawasan dengan baik sehingga kualitas pekerjaan jalan ini sesuai dengan planing,” tegas Miq Iqbal.
Miq Iqbal juga meminta Dinas PUPR mengontrol dan mengawasi seluruh aspek dari kegiatan ini supaya pelaksanaan semua tahapan pekerjaan berjalan baik dan lancar.
Untuk informasi kedua ruas jalan ini dikerjakan dari dana APBD Provinsi NTB 2025, dengan masing-masing angaran, untuk ruas simpang tano-simpang seteluk Rp. 32.5 M dan Ruas Poh Gading- Tanjung Geres senilai Rp 28 M.
Dan untuk pengerjaannya ruas jalan Simpang Pototano-Simpang Seteluk dikerjakan oleh PT. Niat Karya dan ruas jalan Pohgading-Tanjung Geres dikerjakan oleh PT Fimakencana Kertasari.
Dalam kegiatan ini turut hadir juga Pj Sekda Lalu Mohamad Faozal, Kadis PUPR Sadimin dan Kadis Kominfotik Yusron Hadi. (red)






