Jalin Kerjasama Dengan PT. SD Guthrie Berhad Malaysia, NTB Siap Kirim 3.000 PMI

Mataram, (KabarBerita) – Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menjalin kerjasama dengan perusahaan Malaysia PT. SD Guthrie Berhad untuk membuka peluang kerja dan pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Negeri Jiran.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Baiq Nelly Yuniarti A.P, M.Si mengatakan, PT. SD Guthrie Berhad membuka kesempatan bagi masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menjadi PMI di Malaysia terutama Malaysia Barat dengan membuka kuota sebanyak 3.000 pekerja. Dalam pengiriman PMI itu, Baiq Nelly tetap menekankan harus dilakukan sesuai regulasi yang berlaku.

“Jadi PT. SD Guthrie Berhad membutuhkan 3000 pekerja dari Daerah kita, dan itu harus ada regulasi dalam penerimaannya dan tetap mengedepankan etika. Artinya bahwa etika harus dikedepankan dimanapun kita berada sesuai dengan culture yang ada didaerah kita,” tegasnya.

Baiq Nelly mengakui animo masyarakat terhadap Negara Malaysia yang menjadi tujuan kerjanya cukup tinggi itu disebabkan oleh faktor bahasa, karena Malaysia memiliki bahasa yang cenderung mirip dengan Indonesia.

“Mungkin karena masyarakat kita lebih akrab dengan Malaysia dan tidak terkendala bahasa, Itu yang membuat masyarakat kita masih menjadikan Malaysia favorit tujuan kerja,” terangnya.

Dia juga mengungkapkan dari data , persentase masyarakat NTB yang berada di Malaysia mencapai 96%.

“Persentase masyarakat NTB yang di Malaysia itu dari total seluruh pekerja migran itu mencapai 96%. Artinya, kalau diangkakan sekitar 26.000 lebih,” ungkapnya.

Baiq Nelly menekankan dalam proses perekrutan PMI harus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang sudah disepakati. Jika memang digratiskan, tentu masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun pada saat perekrutan.
“Nah, ini kan, masih ada masyarakat kita yang mengeluh kena biaya, padahal pekerja tujauan Malaysia gratis, Ini yang kami tekankan ke teman-teman BP3MI, kalaupun ada biaya di depan karena biaya gratisnya belum keluar tolong dikembalikan pada saat biaya gratisnya itu keluar,” ucapnya. (Red)

  • Related Posts

    Ultah ke-54, Gubernur NTB Lalu Iqbal Dapat Kado Istimewa Untuk NTB Dari Presiden Prabowo

    Mataram (KabarBerita) – Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Nusa Tenggara Barat pada Jumat (10/7/2026) menghadirkan makna tersendiri bagi daerah. Bertepatan dengan momentum usia ke-54 Gubernur Nusa Tenggara Barat,…

    Komisi IX DPR Mu’azzim Soroti Pekerja NTB Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Hanya 24 Persen

    “Kami dari Komisi IX DPR RI mendorong pemerintah daerah, baik pemerintah kota, pemerintah provinsi maupun Dinas Tenaga Kerja, agar segera mempercepat perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Mataram (KabarBerita) — Anggota Komisi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Ultah ke-54, Gubernur NTB Lalu Iqbal Dapat Kado Istimewa Untuk NTB Dari Presiden Prabowo

    Ultah ke-54, Gubernur NTB Lalu Iqbal Dapat Kado Istimewa Untuk NTB Dari Presiden Prabowo

    Komisi IX DPR Mu’azzim Soroti Pekerja NTB Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Hanya 24 Persen

    Komisi IX DPR Mu’azzim Soroti Pekerja NTB Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Hanya 24 Persen

    Sah, PT PCF Lanjut Kelola Kawasan Cilinaya Selama 20 Tahun Lagi

    Sah, PT PCF Lanjut Kelola Kawasan Cilinaya Selama 20 Tahun Lagi

    AHY Buka Peluang Kaji Penanganan Abrasi Pesisir Mataram, Tegaskan Penanganan Harus Berbasis Pemetaan Risiko

    AHY Buka Peluang Kaji Penanganan Abrasi Pesisir Mataram, Tegaskan Penanganan Harus Berbasis Pemetaan Risiko

    Hadiri Gerakan Langit Biru di Ampenan, AHY Ajak Semua Kalangan Peduli Lingkungan

    Hadiri Gerakan Langit Biru di Ampenan, AHY Ajak Semua Kalangan Peduli Lingkungan

    AHY Jadi Magnet di Pantai Ampenan, Emak-emak Berebut Swafoto

    AHY Jadi Magnet di Pantai Ampenan, Emak-emak Berebut Swafoto