Keterlambatan Klaim BPJS Kesehatan Ganggu Operasional Rumah Sakit Di Mataram

MATARAM (KabarBerita) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram mengalami kesulitan biaya operasional. Hal tersebut disebabkan adanya penumpukan beban oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
“ Terganggunya keuangan untuk biaya operasional mulai kami rasakan sejak bulan juli dan puncaknya pada akhir tahun 2024 kemarin”, Ungkap Direktur RSUD Kota Mataram dr. Hj.. Eka Nurhayati pada senin (14/1) pagi tadi.
dr. Eka keterlambatan penyampaian kliam pembayaran BPJS Kesehatan yang terjadi sejak periode Juli hingga Desember 2024 itu berimbas pada terganggunya operasional manajeman. Hal ini karena sebagian besar biaya operasional rumah sakit berasal dari pemasukan layanan pasien, termasuk klaim BPJS Kesehatan.
“Selain pendapatan APBD dari layanan pasien termasuk klaim BPJS Kesehatan menjadi sumber dana untuk operasional, baik itu untuk pembelian obat, makanan pasien hingga biaya tagihan listrik”, terangnya.
Dikatakannya terganggunya biaya operasional akibat layanan BPJS Kesehatan ini tidak hanya dialami oleh RSUD Kota Mataram namun juga dialami Rumah Sakit lainnya termasuk rumah sakit swasta yang selama ini menjadikan klaim BPJS Kesehatan sebagai sumber utama pendapatan rumah sakit.
” Keterlambatan klaim pembayaran BPJS ini sangat terasa sekali dampaknya, terutama rumah sakit swasta yang selama ini mengandalkan klaim BPJS Kesehatan sebagai sumber pendapatan mereka”, kata dr eka yang juga menjabat sebagai ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia ( PERSI ) Kota Mataram.
dr. Eka menyebut sebagai Ketua PERSI Kota Mataram dirinya telah memfasilitasi untuk menyelesaikan permasalahan ini salah satunya dengan berkoordinasi dengan PERSI pusat ” Persoalan ini rupanya terjadi secara nasional, PERSi juga sempat melakukan negosiasi dengan BPJS Kesehatan karena tidak ada titik temu maka memutuskan untuk di tunda dulu pembaharuan kerjasama dengan BPJS Kesehatan” Pengungkapannya.
Selain itu, untuk mengatasi permasalahan terganggunya biaya operasional rumah sakit akibat terlambatnya pembayaran klaik BPJS Kesehatan terganggu juga sudah menjalin komunikasi dengan salah perbankan agar bersedia memberikan pinjaman lunak kepada seluruh rumah sakit di Mataram.
“Kami sudah melakukan komunikasi dengan salah satu Bank agar bersedia membantu rumah sakit-rumah sakit yang tengah kesulitan melalui skema pembiayaan pinjaman lunak”, terangnya.
dr. Eka. Meski mengalami defisit pendapatan karena adanya tunggakan dari BPJS Kesehatan, pihak rumah sakit tetap akan memberikan pelayanan kepada pasien. “Meski ada kendala pada proses klaim BPJS kesehatan kami akan tetap memberikan pelayanan kepada setiap pasien”, tutupnya.

Related Posts

Soal Video Viral, RSUD NTB Sebut Status Pasien Gawat Darurat Ditentukan Hasil Asesmen Medis

MATARAM (KabarBerita)-Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB angkat bicara atas beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan cekcok antara keluarga pasien dan petugas rumah sakit. Peristiwa tersebut dipicu…

Penyakit Kanker Masuk Daftar 10 Penyakit Mematikan Tertinggi di NTB

MATARAM (KabarBerita) – Kanker menjadi ancaman penyakit yang paling mematikan terutama sekali penyakit Kanker payudara dan kanker serviks yang menempati urutan atas penyebab kematian pada wanita di NTB. Kepala Dinas…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Senjata Politik Ada, Abrasi Tetap Jalan di Tempat: Pemkot Mataram Kurang Niat?

Senjata Politik Ada, Abrasi Tetap Jalan di Tempat: Pemkot Mataram Kurang Niat?

Drainase hingga Posyandu Dominasi Aspirasi Warga Selaparang Saat Reses Ismul Hidayat

Drainase hingga Posyandu Dominasi Aspirasi Warga Selaparang Saat Reses Ismul Hidayat

Ismul Hidayat Dorong Dana Lingkungan Dikelola Langsung Warga, Bukan Proyek Dinas

Ismul Hidayat Dorong Dana Lingkungan Dikelola Langsung Warga, Bukan Proyek Dinas

Proyek Jalan Alternatif Nuraksa–Batu Bolong Tertahan, Negosiasi Lahan Buntu

Proyek Jalan Alternatif Nuraksa–Batu Bolong Tertahan, Negosiasi Lahan Buntu

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

‎Gotong Royong Tiga Pilar, Kecamatan Mataram Ajak Warga Peduli Lingkungan

‎Gotong Royong Tiga Pilar, Kecamatan Mataram Ajak Warga Peduli Lingkungan