Ketua DPD PKS Mataram: Pilkada Langsung Atau Via DPRD Sama-sama Konstitusional

Mataram(KabarBerita) – Polemik wacana pengembalian pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD terus bergulir di tengah sorotan publik. Di tengah dukungan dari sejumlah partai besar dan penolakan dari berbagai kalangan, Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Mataram, Hj. Istiningsih, S.Ag., memberikan tanggapan yang terukur dan hati-hati.

‎Menurut Hj. Istiningsih, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Mataram, secara konstitusional, baik Pilkada langsung maupun tidak langsung melalui DPRD sama-sama dibolehkan dan demokratis.

‎”Secara konstitusi, pilkada langsung ataupun pilkada tidak langsung melalui DPRD sama-sama konstitusional dan sama-sama demokratis. Jadi kalau basis argumennya adalah konstitusi, maka keduanya dibolehkan. Hal ini berbeda dengan pilpres yang wajib dilakukan secara langsung, karena perintah dan mandat konstitusi harus langsung,” ujar Hj. Istiningsih. Rabu (7/1).

‎Ia menekankan bahwa argumen konstitusional tidak bisa menjadi pembatas mutlak, mengingat UUD 1945 memberikan ruang fleksibilitas untuk mekanisme Pilkada.

‎Lebih lanjut, Hj. Istiningsih mengingatkan bahwa proses legislasi masih panjang. “Proses pembahasan terkait RUU Pemilu atau Pilkada masih menunggu dibahas di DPR RI. Sebaiknya pembahasan dilakukan secara substansial dan prosedural di DPR. Kita berharap dibahas dengan mendengarkan juga pandangan berbagai pihak, seperti kampus, akademisi, ormas, NGO, tokoh-tokoh bangsa, dan didiskusikan secara luas,” tambahnya.

‎Ia juga menyerukan evaluasi jujur terhadap pelaksanaan Pilkada langsung selama 20 tahun terakhir. “Kita harus jujur mengevaluasi pilkada kita. Tidak boleh juga tutup mata jika ada kekurangan, harus dikoreksi. 20 tahun pilkada langsung sudah berjalan, tentu kita bisa melakukan evaluasi secara menyeluruh,” katanya.

‎Meski demikian, Hj. Istiningsih menahan diri untuk tidak menyatakan sikap tegas PKS saat ini. “Bersabar dulu karena sikap politik PKS akan disampaikan nanti saat pembahasan RUU di DPR RI oleh Fraksi PKS DPR RI,” tutupnya.

  • Related Posts

    Pengamat Politik : Figur Muda Dr. Gema Dinilai Mampu Kembalikan Kejayaan Demokrat NTB

    MATARAM (KabarBerita)–Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat (PD) NTB tahun 2026, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat kuat calon Ketua DPD PD NTB. Salah satu figur yang kini menjadi…

    Dukungan untuk Dr Gema Menguat Jelang Musda Demokrat NTB

    MATARAM (KabarBerita)– Kader muda Partai Demokrat, Dr Gema Ahmad Muzakir, terus membangun komunikasi dan konsolidasi bersama kader Partai Demokrat di berbagai wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Langkah tersebut dinilai menjadi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Menengok Nyongkolan Sultan dan Rosa, Menjaga Tradisi di Tengah Kota

    Menengok Nyongkolan Sultan dan Rosa, Menjaga Tradisi di Tengah Kota

    Ketua DPC Gerindra Kota Mataram Desak Audit Bangunan Sekolah Pascainsiden Atap SMAN 7 Roboh

    Ketua DPC Gerindra Kota Mataram Desak Audit Bangunan Sekolah Pascainsiden Atap SMAN 7 Roboh

    Siswa SMKN 1 Jonggat Toreh Prestasi Juara 1 LKS Bidang Desain Grafis di Tingkat Provinsi NTB

    Siswa SMKN 1 Jonggat Toreh Prestasi Juara 1 LKS Bidang Desain Grafis di Tingkat Provinsi NTB

    Pemkot Mataram Perketat Ekspansi Ritel Modern, Disdag Tolak Pengajuan Baru

    Pemkot Mataram Perketat Ekspansi Ritel Modern, Disdag Tolak Pengajuan Baru

    Pameran Arsip Jadi Upaya Dispusip Mataram Jaga Ingatan Sejarah Generasi Muda

    Pameran Arsip Jadi Upaya Dispusip Mataram Jaga Ingatan Sejarah Generasi Muda

    Puluhan Ribu Sapi NTB Dikirim, Penjualan Tembus Setengah Triliun dari Hewan Kurban ke Jabodetabek

    Puluhan Ribu Sapi NTB Dikirim, Penjualan Tembus Setengah Triliun dari Hewan Kurban ke Jabodetabek