Ketua Tim Iqbal-Dinda Jadi Calon Komisaris Bank NTB Syaria’ah, Ini Kata Ridwan Mas’ud

MATARAM (KabarBerita) – Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) calon Komisaris Independen Bank NTB Syariah, Riduan Mas’ud angkat bicara perihal masuknya nama ketua tim pemenangan Iqbal-Dinda, Lalu Anis Mudjahid Akbar dalam 10 nama calon Komisaris Independen Bank NTB Syariah kepada Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqba.

Menurutnya Ridwan Mas’ud, masuknya nama Lalu Anis Mudjahid Akbar dalam daftar 10 calon komisaris itu murni berdasarkan hasil seleksi dan bukan karena intervensi dari siapapun. Karena gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, katanya sedari awal juga mewanti-wanti kepada tim pansel untuk transparan dalam proses seleksi.

“Dan memang kenyataannya Pak Anis itu punya kemampuan yang andal. Dia punya nilai tinggi, jadi bukan semata-mata karena ada intervensi,” tegas Ridwan Mas’ud, Kamis (22/5).

Dijelaskan Ridwan, dalam seleksi administrasi Komisaris Bank NTB Syariah ada beberapa variabel menjadi tolak ukur penilaian. Pertama, kepemilikan sertifikat manajemen risiko. Kedua, berpengalaman di perbankan. Ketiga, punya kemampuan leadership.

“Dan Pak Anis memenuhi semua itu. Beliau pernah menjabat jadi Komisaris di dua tempat dan pernah jadi manager di Newmont itu puluhan tahun, dari tiga kombinasi ini, masak tidak akan kita nilai,” jelasnya.

Diketahui, Panitia Seleksi (Pansel) Bank NTB Syariah telah menyerahkan 10 nama calon Komisaris Independen kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. Nama-nama tersebut diumumkan lengkap dengan profilnya pada Kamis (22/5/2025).

Adapun 10 nama calon Komisaris Bank NTB Syariah yang diserahkan ke Gubernur NTB berasal dari luar dan dalam NTB. Persentasenya, 60 persen dari luar NTB dan 40 persen dari dalam.

Ridwan Mas’ud menjelaskan, para calon yang dinyatakan lolos seleksi dinilai memiliki integritas, kapabilitas, serta komitmen terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), termasuk nilai-nilai syariah yang menjadi fondasi utama operasional Bank NTB Syariah.

“Nama-nama tersebut telah diserahkan kepada Gubernur NTB selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP),” tandasnya.

Berikut 10 Nama Calon Komisaris Bank NTB Syariah
1. Lalu Anis Mudjahid Akbar;
2. H. Putu Rahwidhiyasa;
3. Dr. H. M. Taufiq Gozi, SE.,MM.;
4. Dr. Achmad Fauzi;
5. Agus Priyanto;
6. Suharto, S.E., M.M.;
7. Susi Retna Cahyaningtyas, SE., M.Si, Ak., CA.;
8. Ir. Adlinsyah M Nasution, M.M.;
9. Edian Fahmy;
10. Ir. Ikhsan MM.

Related Posts

Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenal Pelanggaran Berat

LOMBOK TENGAH (KabarBerita)-Pelayanan kesehatan di kabupaten Lombok Tengah terancam lumpuh. Pasalnya, Tenaga kesehatan (Nakes) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paru Waktu (PW) mengancam akan mogok kerja massal mulai 27…

Inovasi Daerah, Merubah Emisi Jadi Karbon Bernilai Ekonomi

Kepala BRIDA Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.H., M.H. Mataram, (KabarBerita) — Ternyata ditengah isu global terkait degradasi lingkungan yang berdampak pada pemanasan global, ada kabar baik bahwa upaya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenal Pelanggaran Berat

Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenal Pelanggaran Berat

Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk

Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk

Anggaran BBM Terancam Habis November, DLH Mataram Ajukan Tambahan Rp1,4 Miliar

Anggaran BBM Terancam Habis November, DLH Mataram Ajukan Tambahan Rp1,4 Miliar

Gufron Semprot PUPR Mataram Soal Reklame Bodong, Sebut Bocorkan PAD dan Rusak Wajah Kota

Gufron Semprot PUPR Mataram Soal Reklame Bodong, Sebut Bocorkan PAD dan Rusak Wajah Kota