
Mataram (KabarBerita) – Partai Bulan Bintang (PBB) mengadakan pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang dibarengi dengan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dengan tagline Gerak cepat mengembalikan kejayaan, yang diadakan di Hotel Lombok Raya pada Senin (15/12/2025).
Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Partai (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB) Gugum Ridho Putra seusai pelantikan mengatakan kedatangannya kali ini, guna melantik DPW, DPC se-NTB dan sekaligus membuka Rakorwil dan Rakerwil, dan menurutnya kegiatan ini menjadi titik awal dalam transformasi PBB ke arah yang lebih baik dan lebih berjaya lagi ke depan.
“PBB sudah mencanangkan agenda transformasi sejak januari 2025 dan NTB adalah wilayah yang pertama kali menyambut agenda itu yang kita adakan Desember ini,”jelasnya.
Lebih lanjut Gugum (sapaan akrabnya) menambahkan bahwa DPW PBB NTB menyambut baik agenda itu dengan langsung menerapkan agenda tersebut dan menjadi role transformasi untuk daerah lain.
“Jadi ini tentunya seperti yang disampaikan ibu Nadirah ketua DPW PBB NTB, bahwa ini adalah langkah gerak cepat PBB mengembalikan kejayaan,”ujarnya.
Dikatakannya juga bahwa PBB pernah dalam masa kejayaan ditahun awal pendiriannya yaitu pada tahun 1999 dan jika dihitung sampai sekarang, sudah 26 tahun berada dikancah politik Nasional.
“Jadi hari ini kita berikhtiar untuk mengembalikan kejayaan PBB dan berusaha semaksimal mungkin untuk membawa suara partai dari seluruh masyarakat Indonesia maju lagi untuk masuk ke Parlemen DPR RI,”paparnya.
Ia juga mengatakan dengan transformasi awal yang diadakan di NTB bahwa ada target khusus yang ingin dicapai partai yaitu ingin lolos parlemen dengan kemungkinan adanya ambang batas yang berubah, yang semula masih diangka 4 persen.
“Sudah kita rencanakan dan itu menjadi target yang sangat mungkin kita lakukan karena kalau nanti threshold parliamentary 4 persen dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), dan sekarang Ekskutif dan Legislatif sedang merumuskan berapa persen angka tersebut,”ungkapnya.
Gugum juga mengkalkulasikan jika ambang batas parlemen masih 4 persen maka yang harus disiapkan adalah 20 orang yang harus bisa tembus senayan sedangkan jika 1 persen maka cukup 5 orang.
“Jadi bagi PBB itu adalah target yang sangat optimis, dan sangat masuk akal untuk dikejar,”imbuhnya.








