Layanan Klinik Sore Puskesmas Karang Taliwang Resmi Dimulai, Warga Sambut Positif ‎

‎Mataram(KabarBerita) – Puskesmas Karang Taliwang resmi memulai layanan klinik sore hari ini, Senin (27/10). Kehadiran layanan ini disambut antusias oleh masyarakat yang merasa lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan di luar jam kerja pagi. Salah satu warga, Firmansyah, menyebut keberadaan klinik sore sangat membantu, terutama bagi warga yang memiliki kesibukan di siang hari. “Bagus sih klinik sore dibuka, memudahkan kami. Istri saya tadi tiba-tiba sakit, jadi bisa langsung saya bawa ke puskesmas sore ini tanpa harus menunggu besok pagi,” ujarnya.

‎Firmansyah mengaku sebelumnya sempat khawatir karena istrinya mulai mengeluh sakit sejak malam. “Kalau pagi biasanya ramai dan antre lama. Nah, kalau sore lebih sepi, jadi lebih cepat tertangani,” tambahnya. Antusiasme warga seperti Firmansyah menjadi gambaran nyata bahwa layanan sore menjawab kebutuhan masyarakat yang sulit berobat di jam kerja biasa.

‎Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. Emirald Isfihan, menjelaskan bahwa layanan poli sore bukanlah program baru, melainkan perluasan dari pelayanan yang sudah ada. “Dalam manajemen, kami melakukan analisis potensi melalui berbagai kajian seperti SWOT dan Balance Scorecard. Hasilnya, strategi yang kami ambil adalah ekspansi layanan, yaitu memperpanjang jam pelayanan poli pagi,” terangnya.

‎Menurut Emirald, layanan poli sore dibuka mulai pukul 14.00 hingga 17.00 Wita, setelah sebelumnya pelayanan reguler berlangsung dari pukul 07.30 hingga 13.30 Wita. “Kita ingin melihat fleksibilitas kebutuhan masyarakat terlebih dahulu. Jika ke depan dibutuhkan hingga malam dan SDM memungkinkan, tentu bisa disesuaikan,” ujarnya.

‎Emirald menegaskan, tujuan utama dari perluasan layanan ini adalah memastikan akses kesehatan tetap terbuka bagi seluruh masyarakat, khususnya bagi pekerja dan warga yang tidak sempat berobat di pagi hari. “Kami akan terus melakukan evaluasi agar layanan ini berjalan efektif tanpa menambah beban bagi tenaga kesehatan. Prinsipnya, masyarakat terlayani, dan tenaga kesehatan tetap terlindungi,” tutupnya.

  • Related Posts

    Dinas Perikanan Kaget Lapak Pasar Ikan Dibongkar untuk Pembangunan KMP

    ‎Mataram(KabarBerita) — Pembangunan gerai Koperasi Merah Putih (KMP) di Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram mulai berlangsung di lahan sebelah utara Pasar Ikan Kebon Talo. Namun, langkah awal pembangunan…

    Proyek Revitalisasi Sekolah Terlambat, Pemkot Mataram Terancam Tanggung Beban Anggaran

    ‎Mataram(KabarBerita) – Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, M. Yusuf, menyatakan kekhawatirannya terhadap penyelesaian lima proyek strategis revitalisasi gedung sekolah yang tengah berlangsung tahun ini. Menjelang berakhirnya kontrak pada 15 Desember,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Dinas Perikanan Kaget Lapak Pasar Ikan Dibongkar untuk Pembangunan KMP

    Dinas Perikanan Kaget Lapak Pasar Ikan Dibongkar untuk Pembangunan KMP

    Remaja yang Terseret Arus Sungai Ditemukan Meninggal Dunia di Bima

    Remaja yang Terseret Arus Sungai Ditemukan Meninggal Dunia di Bima

    Tiga Program Strategis PUPR Diresmikan Sebagai Kado HUT NTB ke 67

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Petani Keluhkan Harga Racun Hama Padi Melambung Tinggi

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Petani Keluhkan Harga Racun Hama Padi Melambung Tinggi

    Proyek Revitalisasi Sekolah Terlambat, Pemkot Mataram Terancam Tanggung Beban Anggaran

    Proyek Revitalisasi Sekolah Terlambat, Pemkot Mataram Terancam Tanggung Beban Anggaran

    Polres Loteng Bersama Stakeholder dan Masyarakat Sepakat Tolak Penambangan Emas Ilegal di kawasan Pantai Kuta

    Polres Loteng Bersama Stakeholder dan Masyarakat Sepakat Tolak Penambangan Emas Ilegal di kawasan Pantai Kuta