Megawati “Murka” Kadis Pertanian Tak Hadiri RDP Bersama Komisi II

MATARAM (KabarBerita) – Wakil Ketua Komisi II DPRD NTB, Megawati Lestari “Murka” lantaran Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB Muhammad Taufik tidak menghadiri langsung Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD NTB, Senin (20/1/2025).

“Untuk apa RDP ini kalau beliau tidak hadir. Untuk apa, nggak penting. Kan kalau bapak – ibu nggak bisa ambil kebijakan,” kata Megawati dengan lantang.

Politisi Partai Golkar ini sangat kecewa dengan ketidak-hadiran Kadis Pertanian dalam RDP laporan pertanggung-jawaban penyerapan Rencana Kerja Anggaran (RKA) tersebut.

“Kami ini sudah meluangkan waktu sejak jam 10 pagi untuk standby di kantor ini untuk bapak – ibu termasuk Kepala Dinas,” tambahnya.

Mega pun meragukan kemitraan komisi II dengan Dinas Pertanian akan bisa terjaga dengan baik kedepan jika kadisnya bersikap seperti itu.

Ia pun mengancam akan mengadukan kepada Gubernur NTB terpilih Lalu Muhammad Iqbal untuk dievaluasi.

“Apa perlu saya sampaikan kepada Guburnur terpilih untuk kita evaluasi kadis seperti ini,” ungkapnya.

Tanpa kehadiran Kepala Dinas selaku pemegang kebijakan, Megawati mengaggap RDP tak berarti hanya bicara diatas kertas dan halusinasi saja.

“Kan nggak ada artinya kita ngomong A,B,C seperti di kertas ini kalau yang bersangkutan tidak ada di tempat. Kita mau bicara apa ini. Halusinasi aja kita ngomong jadinya ini,” kata Mega sambil menunjuk-nunjuk.

“Tolong sampaikan salam saya ini kepada Kepala Dinas Pertanian. Salam kenal dari saya Hj. Megawati Lestari fraksi partai Golkar jangan sampai terulang seperti ini nggak ada artinya. Halusinasi kita ini kalau RDP seperti ini. kita sendiri sudah meluangkan waktu dari pagi. Apa perlu saya yang datang ke kantornya,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi NTB, Ny Nyoman Nilaswati menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran pimpinannya Muhammad Taufik dalam RDP karena memenuhi undangan Kapolda NTB.

“Saya mohon maaf sebenarnya pak kadis mau hadir tapi karena ada undangan mendadak dari pak Kapolda maka beliau tidak hadir disini. Jadi beliau sampaikan salam hormat, kami disuruh hadir disini mewakili beliau. Pak kadis itu terbuka kepada siapa pun apa lagi kepada bapak-ibu anggota Dewan pasti beliau sangat hormat,” katanya menjawab pertanyaan Megawati.

RDP kemudian dilanjutkan dengan pembahasan sejumlah isu pertanian seperti distribusi alsintan, DBCHT dan Kelangkaan pupuk bersubsidi.

Related Posts

Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Ancam Harus Rampung Tepat Waktu

Anggota Komisi IV DPRD NTB Fraksi Nasdem, Fakhruddin Mataram, (KabarBerita) – Anggota Komisi IV DPRD NTB, Fakhrudin melakukan inspeksi mendadak (sidak) progress pengerjaan jalan Lenangguar-Lunyuk Sumbawa beberapa waktu lalu. Kunjungan…

TGH. Muhannan PKS Ngaku Dapat Perintah Dari Yek Agil Untuk Bertemu Terdakwa IJU

TGH. Muhannan Mu’min Mushhonaf saat memberikan kesaksian di sidang kasus dugaan gratifikasi DPRD NTB, Rabu (22/4).   Mataram, (KabarBerita) — Sidang lanjutan kasus dugaan gratifikasi DPRD NTB kembali memunculkan fakta…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Direksi Baru PT GNE, Dewan NTB Dorong Ekspansi Bisnis, MBG dan Kopdes Potensial Dijajaki

Direksi Baru PT GNE, Dewan NTB Dorong Ekspansi Bisnis, MBG dan Kopdes Potensial Dijajaki

Direksi Baru PT. GNE Resmi Ditetapkan, Kerja Agresif Jadi Fokus Utama

Direksi Baru PT. GNE Resmi Ditetapkan, Kerja Agresif Jadi Fokus Utama

Kemenko PM Mendorong Transformasi Industri Bambu Selaawi sebagai Penggerak Ekonomi Perdesaan

Kemenko PM Mendorong Transformasi Industri Bambu Selaawi sebagai Penggerak Ekonomi Perdesaan

Dalih Pemeriksaan BPK, Penertiban Reklame Bodong di Mataram Belum Bergerak

Dalih Pemeriksaan BPK, Penertiban Reklame Bodong di Mataram Belum Bergerak

BRIDA NTB Bersama PLN dan BRIN Akselerasi Pengembangan Riset PLTAL Selat Alas

BRIDA NTB Bersama PLN dan BRIN Akselerasi Pengembangan Riset PLTAL Selat Alas

Cadangan Beras Kebencanaan Mataram Habis, Anggaran 2026 Turun Drastis

Cadangan Beras Kebencanaan Mataram Habis, Anggaran 2026 Turun Drastis