
Mataram(KabarBerita)— Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, menyiapkan mutasi pejabat dalam skala lebih besar di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram. Langkah ini dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan struktural yang hingga kini masih kosong.
Rencana mutasi lanjutan tersebut disampaikan Mohan saat melantik sembilan pejabat eselon II hasil seleksi terbuka serta dua pejabat eselon III di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kamis (5/3).
Dalam arahannya, Mohan meminta Sekretaris Daerah segera menyiapkan rancangan mutasi berikutnya agar kekosongan jabatan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dapat segera terisi.
“Pak Sekda mungkin bisa segera menyusun draft mutasi, mungkin dalam jumlah yang lebih besar untuk mengisi jabatan-jabatan struktural yang masih kosong agar cepat terpenuhi,” ujar Mohan.
Ia juga meminta Asisten III ikut membantu proses perumusan jabatan yang akan dimasukkan dalam tahap mutasi berikutnya. Saat ini, tim yang Baperjakat bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) masih melakukan proses pematangan dan penjaringan kandidat untuk mengisi sejumlah posisi yang kosong.
Mohan menjelaskan, saat ini masih terdapat beberapa jabatan yang belum terisi, termasuk dua posisi Camat (Camat Ampenan dan Camat Mataram) serta jabatan Inspektur Inspektorat yang masih menunggu izin dari Kementerian Dalam Negeri.
Menurutnya, Pemkot Mataram menargetkan proses mutasi tersebut dapat diselesaikan secepatnya, bahkan diupayakan rampung pada bulan Ramadan.
“Kalau bisa rampung pada bulan puasa ini kita laksanakan, supaya semuanya selesai. Mudah-mudahan bisa, tapi kalau penjaringannya belum tuntas maka akan dilanjutkan setelah Ramadan,” katanya.
Ia menegaskan kekosongan jabatan tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena dapat memengaruhi efektivitas jalannya birokrasi di lingkungan Pemkot Mataram.
Selain jabatan struktural di OPD, Pemkot Mataram juga tengah menyiapkan pengisian posisi kepala sekolah dan pengawas sekolah yang saat ini masih menunggu penjadwalan pelantikan.
“Untuk kepala sekolah proses penyusunannya sudah, tinggal kita tunggu penjadwalannya saja untuk dilantik, termasuk kepala sekolah dan pengawas,” pungkasnya.






