Mu’azzim Tekankan Empat Pilar Kebangsaan Sebagai Fondasi SDM Unggul

Lombok Timur, (KabarBerita) — Anggota MPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil NTB II, Muazzim Akbar, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SMKN 1 Jerowaru Lombok Timur.

Kegiatan sosialisasi itu sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

Dalam pemaparannya, Muazzim Akbar menegaskan bahwa pembangunan SDM tidak cukup hanya mengandalkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), tetapi harus dibangun di atas fondasi karakter dan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.

“Empat Pilar Kebangsaan merupakan rumusan jenius para pendiri bangsa. Inilah cetak biru untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya, cerdas, terampil, dan berakhlak mulia,” ujar politisi PAN tersebut.

Ia menjelaskan, Pancasila menjadi landasan pembentukan karakter SDM yang beriman dan beretika, UUD 1945 mengajarkan tata kelola kehidupan berbangsa yang adil dan demokratis, NKRI menumbuhkan semangat persatuan dan nasionalisme, serta Bhinneka Tunggal Ika membangun sikap toleransi dan kolaborasi dalam keberagaman.

“Di era Revolusi Industri 4.0 dan persaingan global, kita tidak hanya membutuhkan tenaga kerja teknis, tetapi juga problem solver, inovator, dan pemimpin yang berkarakter kuat. Karakter itulah yang bersumber dari nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan,” tegasnya.

Sosialisasi berlangsung interaktif dengan diskusi mengenai tantangan degradasi karakter, budaya instan, dan meningkatnya sikap individualistik. Menanggapi hal tersebut, Muazzim menekankan pentingnya keteladanan dan internalisasi nilai kebangsaan sejak dini, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan masyarakat.

Lebih jauh, Muazzim menekankan bahwa Empat Pilar Kebangsaan bukan konsep abstrak, melainkan nilai-nilai yang telah lama hidup dalam kearifan lokal masyarakat Nusantara.

“Gotong royong, musyawarah, sikap hormat kepada alam dan sesama adalah praktik nyata nilai-nilai Pancasila yang telah diwariskan leluhur kita. Melestarikan kearifan lokal berarti mengamalkan konstitusi secara paling otentik,” ujarnya. (Red)

Related Posts

H. Muzihir Bantah Isu Pemecatan, Sebut Surat Sekjend DPP PPP TAJ Hanya Memo

MATARAM (KabarBerita) – Beredarnya memo atau surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Taj Yasin Maimoen yang meminta penundaan pelaksanaan Musyarawah Wilayah (Muswil) disejumlah daerah ditanggapi Ketua…

Sekjed DPP PPP Taj Yasin Cabut SK Kepengurusan Muzihir di DPW PPP NTB

“DPP PPP juga mencabut SK kepengurusan DPW PPP NTB periode 2026–2031 karena dinilai tidak ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal DPP PPP selaku pejabat yang berwenang”.   Mataram, (KabarBerita) — Sekretaris Jenderal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Laporan Diabaikan, Lusy Gandeng Kuasa Hukum Tim Hotman 911 Melapor ke Propam Polda NTB Terhadap Oknum Penyidik di Polres Sumbawa

Laporan Diabaikan, Lusy Gandeng Kuasa Hukum Tim Hotman 911 Melapor ke Propam Polda NTB Terhadap Oknum Penyidik di Polres Sumbawa

Dikpora NTB Dorong Kreativitas Pelajar Sumbawa Berkarya Lewat Film dan Kampanyekan Anti Pernikahan Anak

Dikpora NTB Dorong Kreativitas Pelajar Sumbawa Berkarya Lewat Film dan Kampanyekan Anti Pernikahan Anak

H. Muzihir Bantah Isu Pemecatan, Sebut Surat Sekjend DPP PPP TAJ Hanya Memo

H. Muzihir Bantah Isu Pemecatan, Sebut Surat Sekjend DPP PPP TAJ Hanya Memo

Pimpinan DPRD NTB Sentil Kebijakan Pemkab Loteng Soal Penutupan Retail Modern 

Pimpinan DPRD NTB Sentil Kebijakan Pemkab Loteng Soal Penutupan Retail Modern 

Konversi BPR NTB Menjadi BPR Syari’ah Dipercepat, Target Jadi Kado HUT NTB 2026

Konversi BPR NTB Menjadi BPR Syari’ah Dipercepat, Target Jadi Kado HUT NTB 2026

Dirut BPR NTB Pastikan Pembayaran Gaji PPPK Tetap Aman

Dirut BPR NTB Pastikan Pembayaran Gaji PPPK Tetap Aman