Mutasi Belum Tuntas, Banyak Jabatan di Pemkot Mataram Masih Lowong

‎Mataram(KabarBerita) – Pemerintah Kota Mataram masih menghadapi pekerjaan rumah pasca mutasi dan rotasi pejabat yang dilakukan dalam beberapa waktu terakhir, termasuk mutasi dan rotasi yang dilakukan hari ini. Sejumlah posisi strategis di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga kini masih belum terisi secara definitif.

‎Kondisi ini menunjukkan bahwa proses penataan birokrasi belum sepenuhnya tuntas. Tercatat, puluhan jabatan masih kosong, mulai dari level eselon II, III hingga IV. Kekosongan tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi efektivitas kinerja pemerintahan jika tidak segera diisi.

‎Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, mengakui masih adanya jabatan yang lowong. Ia menegaskan, pengisian jabatan membutuhkan waktu karena harus melalui tahapan dan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

‎“Kita akan lakukan seleksi terbuka dulu. Kami berusaha secepatnya untuk pengisian kekosongan jabatan ini, tapi tentu perlu proses. Bisa jadi juga kita lakukan penyegaran, sehingga butuh waktu agar tahapan formalnya berjalan dengan baik. Ini juga menjadi tolok ukur ketaatan kita dalam proses mutasi,” ujarnya.

‎Menurut Mohan, pemerintah daerah menargetkan pada mutasi berikutnya seluruh jabatan yang kosong dapat terisi, sehingga struktur organisasi menjadi lebih lengkap dan solid.

‎“Mutasi berikutnya kita harapkan tidak ada lagi jabatan kosong, jadi sekaligus kita isi semuanya. Kalau yang saat ini tidak memerlukan seleksi terbuka, tentu bisa kita percepat pengisiannya,” jelasnya.

‎Saat ini, sejumlah jabatan eselon II di lingkup Pemkot Mataram masih belum terisi, di antaranya posisi Asisten III Setda Kota Mataram, staf ahli wali kota, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang kosong setelah Mansyur dilantik sebagai Inspektur Inspektorat Kota Mataram.

‎Selain itu, kekosongan juga terjadi pada sejumlah jabatan struktural eselon III dan IV di berbagai OPD.

‎Pemerintah Kota Mataram memastikan proses pengisian jabatan akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip profesionalitas, transparansi, serta kesesuaian kompetensi, agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

  • Related Posts

    Ketua DPC Gerindra Kota Mataram Desak Audit Bangunan Sekolah Pascainsiden Atap SMAN 7 Roboh

    ‎Mataram(KabarBerita)— Robohnya atap bangunan di SMAN 7 Mataram memicu perhatian serius dari Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram, Abd. Rahman. Politisi yang juga menjabat Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram…

    Pemkot Mataram Perketat Ekspansi Ritel Modern, Disdag Tolak Pengajuan Baru

    ‎Mataram(KabarBerita)- Pemerintah Kota Mataram mulai memperketat ekspansi ritel modern di wilayah Kota Mataram. Sejumlah pengajuan rekomendasi untuk pembukaan gerai baru bahkan ditolak sebagai bentuk pembatasan terhadap menjamurnya toko modern di…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Jaga Kesinambungan Program dan Kelangsungan Organisasi, PWI Pusat Isi Jabatan Sekjen

    Jaga Kesinambungan Program dan Kelangsungan Organisasi, PWI Pusat Isi Jabatan Sekjen

    394 Orang Tidak Tercover P3K PW Dapat Taliasih dari Pemprov NTB

    394 Orang Tidak Tercover P3K PW Dapat Taliasih dari Pemprov NTB

    Kakanwil Kemenag NTB Dr. Zamroni Tegaskan Toleransi Beragama sebagai Pondasi Membangun Negara    

    Kakanwil Kemenag NTB Dr. Zamroni Tegaskan Toleransi Beragama sebagai Pondasi Membangun Negara    

    Sekjed DPP PPP Taj Yasin Cabut SK Kepengurusan Muzihir di DPW PPP NTB

    Sekjed DPP PPP Taj Yasin Cabut SK Kepengurusan Muzihir di DPW PPP NTB

    Raih Juara 1 LKS Tingkat Provinsi, Vino Siswa SMKN 1 Praya Tengah Akan Wakili NTB Ketingkat Nasional

    Raih Juara 1 LKS Tingkat Provinsi, Vino Siswa SMKN 1 Praya Tengah Akan Wakili NTB Ketingkat Nasional

    Menengok Nyongkolan Sultan dan Rosa, Menjaga Tradisi di Tengah Kota

    Menengok Nyongkolan Sultan dan Rosa, Menjaga Tradisi di Tengah Kota