PBNU Apresiasi Kemajuan PWNU NTB, Bisa Punya Kantor Permanen

LOMBOK TENGAH (KabarBerita) – Konferensi Wilayah (Konferwil) ke – XIV Nadlatul Ulama (NU) Provinsi NTB telah menetapkan Prof Masnun Tahir sebagai ketua Tanfizdiyah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) NTB periode 2025-2030.

Alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta itu terpilih secara aklamasi melalui musyawarah mufakat berdasarkan usulan ketua Pimpinan Cabang (PC) di masing-masing Kabupaten/kota dan persetujuan ketua Rais Syuriah PWNU NTB TGH. L Muhammad Turmuzi Badaruddin.

Pimpinan sidang Prof Muhammad Faesal dan anggota <span;>Ahlul Halli Wal Aqdi <span;> kemudian menetapkan Prof Masnun Tahir sebagai ketua Tanfizdiyah PWNU NTB periode 2025-2030.

“Dukungan kepada Prof Masnun sebagai ketua Tanfidziyah terpilih sudah tidak bisa kita bendung lagi. La barangnya sudah ketahuan untuk apa diperlambat. Dan PC-PC semuanya sepakat, setuju semuanya dan mereka punya pemikiran kepengurusan ini perlu untuk dilanjutkan khidmatnya bagi konsolidasi NU di NTB,” kata Wakil Ketua PBNU Prof Muhammad Faesal selaku pimpinan sidang.

PWNU NTB dibawah kepemimpinan Prof Masnun sebagai ketua tanfidziyah dan TGH. L.M Turmuzi Badaruddin sebagai ketua Rais Syuriah selama ini dianggap berhasil dan telah banyak membawa perubahan dan kemajuan untuk PWNU NTB salah satunya yang sangat diapresiasi yakni bisa memiliki kantor permanen.

“Dan beliau Prof Masnun bersama Datok Bagu dan pengurus PW lainnya bahu – membahu dan Alhamdulillah sampai hari ini kita lihat kantor PW meski pun belum selesai tapi sudah menuju seratus persen itu salah satu apresiasi PBNU,” kata Muhammad Faesal.

Meski demikian, PBNU juga lanjutnya tidak menafik bahwa masih ada kekurangan-kekurangan yang perlu diperbaiki seperti tim kepengurusan. PWNU NTB diharapkan bisa mensolidkan dan memperluas kepengurusan termasuk menarik kalangan profesional, birokrasi dan kalangan usahawan.

“Tentu kekurangan-kekurangannya masih ada, kita minta dalam kepengurusan berikutnya tim harus perbaiki kemudian diperluas timnya nggak boleh hanya dalam satu komunitas harus ada dari pulau Sumbawa, kampus umum perlu jangan UIN semua. Kemudian kalangan profesional, birokrasi dan kalangan usahawan yang mau berkhidmat kepada NU,” lanjutnya.

Gelaran konferwil ke – XIV NU NTB kali ini juga diapresiasi karena berlangsung aman dan lancar tanpa ada riak-riak. Prof Muhammad Faesal menyebut konferwil kali ini sangat akomodatif dan nilainya sangat NU banget.

“Konferwil menurut saya sangat akomodatif penuh dengan nilai-nilai permusyawaratan. Nilai NU banget tidak ada gejolak. Jangan sampai konferwil itu teriak-teriak karena memang di NU ini, tanfidziyah hanya pelaksana sedangkan pemilik NU ini adalah Syuriah,” terangnya.

Ditempatnya yang sama Prof Masnun Tahir menyampaikan ucapan terimakasih atas amanah yang telah diberikan.
“Terimakasih atas amanah ini dan kita akan berkhidmat mau pakai apapun yang penting kita berkhidmat di NU ini untuk kemaslahatan umat,” ucapnya.

Terkait kepengurusan PWNU NTB kedepan Prof Masnun berjanji akan memperkuat dan mempersolid karena tantangan kedepan lebih komplek.

“Ya harus diperkuat dan dipersolid karena tantangan kedepan lebih komplek. Kita juga akan memperkuat kepengurusan terutama dalam membangun komunikasi dengan ormas lain dan pemerntah,” tambahnya.

Untuk pembangunan kantor PWNU NTB yang saat ini belum rampung seratus persen, Prof Masnun juga mamastikan akan rampung tahun ini.

“Insya Allah Bisa rampung sesuai permintaan Rais Syuriah dan masyarakat. Dan setelah ini kita juga akan membangun kantor lain,” pungkasnya.

Related Posts

PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

MATARAM (KabarBerita)– Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar pembacaan Yasin dan doa bersama untuk menghormati wafatnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang. Acara yang berlangsung…

Kuasa Hukum Terdakwa Gratifikasi DPRD NTB, Adukan Ketidakprofesionalan Kejati NTB

JAKARTA (KabarBerita)- Upaya penegakkan hukum oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menetapkan Tersangka kepada tiga (3) Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, yaitu M. Nashib Ikhroman, Hamdan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Komisi II DPRD NTB Soroti Kinerja Dispar dalam Rapat Paripurna LKPJ Gubernur

Komisi II DPRD NTB Soroti Kinerja Dispar dalam Rapat Paripurna LKPJ Gubernur

Disdag Klaim Stok LPG 3 Kg Aman, Pedagang di Mataram Keluhkan Sulit Mendapat Pasokan

Disdag Klaim Stok LPG 3 Kg Aman, Pedagang di Mataram Keluhkan Sulit Mendapat Pasokan

Tiga Hari Terombang-ambing, Dua Wisatawan Lobar Ditemukan Selamat di Pesisir di Perairan Utara Gili Air

Tiga Hari Terombang-ambing, Dua Wisatawan Lobar Ditemukan Selamat di Pesisir di Perairan Utara Gili Air

Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

Abdul Hadi Tegaskan Jalan Penghubung Tempos dan Banyu Urip diperbaiki Total, Bukan Tambal Sulam

Abdul Hadi Tegaskan Jalan Penghubung Tempos dan Banyu Urip diperbaiki Total, Bukan Tambal Sulam