Penetapan Komisari dan Direksi BNTBS, Gubernur : Tinggal Diserahkan ke OJK

Mataram, (KabarBerita) – Kemelut seleksi calon pengurus Bank NTB Syariah baik itu Komisaris dan Direksi nampaknya sudah menemukan jawaban akhir. Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal memastikan bahwa kesepakatan penetapan posisi Komisaris dan Direksi sudah diputuskan tinggal diserahkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk fit and propertest.

“Jadi yang terpenting sekarang kita sudah menyelesaikan susunan Direksi dan komisarisnya, jadi daftar yang sudah disepakati nama-namanya, segera kita kirim ke OJK untuk dilakukan fit and propertest dan kami mandatkan itu ke Bank NTB Syariah,” kata Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal seusai menghadiri rapat paripurna di DPRD NTB, Senin (30/6).

Pernyataan Gubernur Lalu Iqbal itu sekaligus menjawab segala bentuk pertanyaan terkait proses seleksi calon pengurus Bank NTB Syariah oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel) yang sempat menjadi polemik.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Lalu Iqbal juga menyampaikan terkait dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTB Syariah yang dilaksanakan pada Senin (30/6).
Dimana semua pemegang saham telah setuju untuk menerima laporan keuangan tahun 2024.
“Jadi penjelasannya mayoritas pemegang saham setuju untuk menerima laporan keuangan dari tahun 2024 bukan tahun 2025 dengan sejumlah catatan-catatan penting yang terkait dengan kepatuhan, good governance. Catatan itu disusun menjadi pegangan pengurus baru nanti dalam pengelolaan Bank NTB Syariah ke depan,” terangnya.

Gubernur Lalu Iqbal juga menyampaikan perlunya perbaikan dan pembenahan dalam lingkup Bank NTB Syariah kedepannya, terutama perbaikkan dan pembenahan dalam sistem pengelolaan di Bank NTB Syariah dengan mengikuti regulasi yang ada.

Sementara itu, terkait dengan adanya usulan untuk jabatan Komisaris yang berasal dari Pulau Sumbawa, Gubernur Lalu Iqbal mengatakan bahwa sesuai dengan kesepakatan, pihaknya masih memberikan satu alokasi di posisi Komisaris dari Pulau Sumbawa sesuai dengan kesepakatan bersama para pemegang saham.

“Inikan proses RUPS , pembahasannya berlangsung cair dan saya tahu saya sebagai pemegang saham pengendali (PSP), bisa saja mengambil keputusan sendiri, tapi saya tidak ingin melakukan sendiri, ingin memberikan kesempatan kepada para pemegang saham lain untuk didengarkan, apa yang menjadi aspirasinya, karena Bank NTB ini milik kita bersama, jadi tidak lagi dikendalikan oleh one man show, proses rekomendasinya melalui pansel melalui pihak banker, keputusannya juga dengan mengakomodir pandangan dari semua bupati dan walikota yang hadir,” pungkasnya. (Red)

Related Posts

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

MATARAM (KabarBerita)–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainul Abdul Madjid (ZAM) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di wilayah pesisir Lombok dan pesisir Bima. Peringatan ini berlaku mulai…

LPPM Universitas Mataram dan OPD Pemprov NTB Perkuat Kolaborasi Riset Berbasis Kebutuhan Daerah

Mataram, (KabarBerita) — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram melaksanakan pertemuan dan diskusi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Senjata Politik Ada, Abrasi Tetap Jalan di Tempat: Pemkot Mataram Kurang Niat?

Senjata Politik Ada, Abrasi Tetap Jalan di Tempat: Pemkot Mataram Kurang Niat?

Drainase hingga Posyandu Dominasi Aspirasi Warga Selaparang Saat Reses Ismul Hidayat

Drainase hingga Posyandu Dominasi Aspirasi Warga Selaparang Saat Reses Ismul Hidayat

Ismul Hidayat Dorong Dana Lingkungan Dikelola Langsung Warga, Bukan Proyek Dinas

Ismul Hidayat Dorong Dana Lingkungan Dikelola Langsung Warga, Bukan Proyek Dinas

Proyek Jalan Alternatif Nuraksa–Batu Bolong Tertahan, Negosiasi Lahan Buntu

Proyek Jalan Alternatif Nuraksa–Batu Bolong Tertahan, Negosiasi Lahan Buntu

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

‎Gotong Royong Tiga Pilar, Kecamatan Mataram Ajak Warga Peduli Lingkungan

‎Gotong Royong Tiga Pilar, Kecamatan Mataram Ajak Warga Peduli Lingkungan