Pengolahan Kapas, BRIDA Jajaki Kerjasama Dengan ANDI & DINA Foundation

Mataram, (KabarBerita) – BRIDA NTB menerima kunjungan dari ANDI & DINA Foundation dalam rangka menjajaki kerja sama pengembangan alat pengolahan kapas sebagai bahan baku benang tenun lokal. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya lanjutan untuk mendukung industri tenun berbasis pewarna alami yang telah dikembangkan yayasan tersebut selama hampir satu dekade.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan ANDI & DINA Foundation memaparkan sejarah panjang pemintalan benang di Lombok serta tantangan yang dihadapi sejak tahun 2022, di mana sebagian besar benang yang digunakan harus diimpor akibat terbatasnya produksi lokal. Yayasan ini juga memperkenalkan konsep “warna leluhur” yang terdiri dari tujuh warna khas berbasis pewarna alami.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BRIDA NTB menyambut positif inisiatif tersebut dan menyampaikan pentingnya kerja sama dalam pengadaan serta optimalisasi mesin pengolahan kapas hingga menjadi benang. Beliau menegaskan bahwa selain mendukung industri tenun, pengolahan kapas juga memiliki potensi nilai tambah ekonomi melalui pengolahan biji kapas menjadi minyak atsiri yang bernilai tinggi.

“Kami mendukung upaya kedaulatan sandang melalui ‘Gerakan Kembali Tanam Kapas’ sebagai langkah strategis untuk menghidupkan kembali kejayaan kapas di Nusa Tenggara Barat,” ujar Kepala BRIDA NTB.

Kolaborasi antara BRIDA NTB dan ANDI & DINA Foundation diharapkan mampu memperkuat rantai pasok bahan baku tenun lokal serta mendukung pelestarian budaya melalui pewarna alami khas NTB.

  • Related Posts

    Rinjani 100 2026: Runner Mulai Tiba, Lombok Siap Menyambut Dunia

    Para pelari (runner) dari berbagai daerah dan mancanegara mulai berdatangan di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Rabu (29/4).   Mataram, (KabarBerita) — Menjelang pelaksanaan ajang lari ultra trail internasional…

    Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta Jadi Alarm, DPRD NTB Dorong Pengawasan Day care Diperketat 

    Mataram(KabarBerita) – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di sebuah tempat penitipan anak di Yogyakarta menjadi perhatian serius berbagai daerah, termasuk Nusa Tenggara Barat. Meski belum ditemukan kasus serupa di wilayah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Rinjani 100 2026: Runner Mulai Tiba, Lombok Siap Menyambut Dunia

    Rinjani 100 2026: Runner Mulai Tiba, Lombok Siap Menyambut Dunia

    Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta Jadi Alarm, DPRD NTB Dorong Pengawasan Day care Diperketat 

    Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta Jadi Alarm, DPRD NTB Dorong Pengawasan Day care Diperketat 

    Ombudsman NTB : Tindak Tegas Praktik Pungli Sewa Kasur di Kapal Lintas Lembar- Padangbai

    Ombudsman NTB : Tindak Tegas Praktik Pungli Sewa Kasur di Kapal Lintas Lembar- Padangbai

    Koperasi Kelurahan Merah Putih di Mataram Didorong Saingi Ritel Modern, Pedagang Kecil Dirangkul

    Koperasi Kelurahan Merah Putih di Mataram Didorong Saingi Ritel Modern, Pedagang Kecil Dirangkul

    Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Transportasi Darat Elemen Vital Pendukung Program Strategis Daerah

    Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Transportasi Darat Elemen Vital Pendukung Program Strategis Daerah

    Efisiensi Anggaran dan Lonjakan BBM Lumpuhkan Mobil Layanan Keliling Dukcapil Mataram

    Efisiensi Anggaran dan Lonjakan BBM Lumpuhkan Mobil Layanan Keliling Dukcapil Mataram