Pengukuhan Mahasiswa PPG, Pemda Morowali Apresiasi LPTK UIN Mataram

Mataram, (KabarBerita) – Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram kembali mengukuhan 278 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Batch 2 2024 sebagai guru professional di Auditorium UIN Mataram, Selasa (8/7)

Selain dihadiri oleh Rektor UIN Mataram, Ketua LPTK dan pengelola PPG UIN Mataram, Kementerian Agama NTB, dan para dosen, juga hadir mitra Kerjasama perwakilan Dinas Pendidikan Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. Masnun, M.Ag. Dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kinerja LPTK UIN Mataram yang secara terus menerus menunjukkan peningkatan kelulusan mahasiswa PPG, hingga 100% sebagaimana Batch 2 tahun 2024, yang dikukuhkan hari ini.

Selain itu, Prof. Masnun juga menyampaikan bahwa Pemda Morowali melalui  Dinas Pendidikannya merupakan mitra UIN Mataram yang secara berkelanjutan harus dipertahankan dan dikembangkan tidak hanya untuk program PPG, namun juga pasca PPG, baik dalam bentuk penguatan kompetensi berkelanjutan maupun lainnya.

Sementara itu, ketua LPTK UIN Mataram Prof. Dr. Jumarim menggaris bawahi pentingnya penguatan kompetensi guru sebagai strategi utama pembangunan bangsa yang salah satunya diwujudkan dalam program PPG.

Karenanya ia menekankan pentingnya sinergi semua pihak, termasuk Pemerintah Daerah sebagai stakeholder utama.

Seperti diketahui, LPTK UIN Mataram telah lama menjalin Kerjasama dengan sejumlah Pemerintah dan BAZNAS Daerah dalam pembiayaan PPG bagi guru PAI, baik Pemerintah Daerah dan Pemerintah Kota di NTB, juga dengan Pemda lainnya di luar provinsi NTB seperti kerjasama dengan Pemda Morawali.

Prof. Jumarin secara khusus mengucapkan terima kasih atas Kerjasama  Pemda Morowali yang telah memberikan kepercayaan ke LPTK UIN Mataram dengan membiayai seluruh guru PAI-nya ikut PPG di UIN Mataram.

“Saat ini, Kerjasama dengan Morowali memasuki tahap ke – 5, dimana 4 tahap sebelumnya memperoleh kelulusan 100%,” kata Prof. Jumarin dalam sambutannya.

Sementara itu, perwakilan Pemda Morowali, Ilham, ST merespon kerjasama yang selama ini dijalankan dengan UIN Mataram dengan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap kesuksesan LPTK UIN Mataram.

“Atas nama Pemda dan Dinas Pendidikan Morowali, saya mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada UIN Mataram yang telah sukses membantu kami meningkatkan profesionalisme guru melalui PPG dengan capaian 100% kelulusan selama 4 batch sejak tahun 2022. Khusus untuk guru PAI, kini masih tersisa 17 orang yang belum tersertifikasi, yang selanjutnya kami serahkan ke LPTK UIN Mataram pada Batch berikutnya,” jelas Ilham, ST.

Lebih lanjut, Ilham juga menyampaikan harapan agar Kerjasama yang selama ini terbangun dapat dikembangkan ke program yang lain. Selain pembiayaan PPG, Pemda Morowali juga menyiapkan program peningkatan kualifikasi guru ke jenjang magister (S2).

“Namun karena jarak yang terlalu jauh, untuk sementara program ini kami serahkan ke UIN Makasar, dan ke depan sangat mungkin diserahkan ke UIN Mataram bersama program penguatan kompetensi guru PAI dan keagamaan lainnya,” tandasnya. (*)

Related Posts

Pesantren Jangan Dihakimi : Memperkuat Perlindungan Anak Tanpa Menghilangkan Jasa Besar Pesantren

Oleh : Ali Alkhairy   Kepedulian terhadap keselamatan santri adalah sikap yang patut dihargai. Setiap kasus kekerasan terhadap anak, di mana pun terjadi, harus menjadi perhatian bersama. Korban wajib dilindungi,…

Kanwil Kemenag NTB Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Pesantren

MATARAM (KabarBerita) –Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB, Dr. Zamroni Aziz, mendorong seluruh instansi lintas sektor untuk bersama-sama memperkuat edukasi, pembinaan, pengawasan, dan pengembangan lingkungan pendidikan dan pondok…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

Brida NTB Gandeng Unram Luncurkan Biodigester Portable Untuk Atasi Sampah

Brida NTB Gandeng Unram Luncurkan Biodigester Portable Untuk Atasi Sampah

Pesantren Jangan Dihakimi : Memperkuat Perlindungan Anak Tanpa Menghilangkan Jasa Besar Pesantren

Pesantren Jangan Dihakimi : Memperkuat Perlindungan Anak Tanpa Menghilangkan Jasa Besar Pesantren

Kasus Dugaan Pembakaran Santri, Iwan Slank Minta Publik Tidak Menghakimi Pengelola Ponpes

Kasus Dugaan Pembakaran Santri, Iwan Slank Minta Publik Tidak Menghakimi Pengelola Ponpes