Program Air Bersih Untuk Masyarakat, Akhdiansyah : Lanjutan dari Program Dompu Hijau

Mataram, (KabarBerita) — Gebrakan baru dan tak biasa kembali dilakukan anggota DPRD NTB dapil VI, Dompu, Bima dan Kota Bima, Akhdiansyah.

Jika sebelumnya, politisi PKB itu menginisiasi penanaman 1.000 pohon, kali ini pria yang akrab disapa guru To’i itu membuka akses air bersih kepada warga di Desa Dorebara Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu, Senin (19/1/2026).

Menurutnya air bersih adalah kebutuhan vital masyarakat untuk menunjang keberlanjutan hidup yang layak dan nyaman.

“Air Bersih bukan hanya sekedar fasilitas tapi fondasi utama kehidupan yang sehat, kebutuhan yang produktif untuk menunjang keberlanjutan hidup yang layak dan nyaman,” kata Akhdiansyah kepada KabarBerita, Senin (19/1/2026).

Program air bersih ini direalisasikan melalui program aspirasi perpipaan yang dialirkan langsung dari sumber mata airnya. Program ini diharapkan bisa menjadi salah satu upaya mitigasi bencana soal krisis air bersih dengan tetap menjaga kelestarian alam.

“Minggu depan saya akan dialog “bencana dan mitigasi” dengan seluruh komponen di Dompu termasuk soal program perpipaan air bersih (penyaluran air bersih dari mata air),” ujar guru To’i.

Program air bersih untuk masyarakat ini menjadi salah satu konservasi bukan hanya sekedar program aspirasi melainkan memanfataatkan sumber daya alam karena diambil langsung dari sumber mata air sehingga kelestariannya tetap terjaga. Selain itu, program ini akan terus berlanjut di daerah rawan mata air lainnya.

“Akan dilakukan di daerah-daerah rawan mata air untuk menjaga mata air sebagai sumber kehidupan,” tandasnya.

Pembelajaran terpenting dari program ini, lanjut guru To’i bahwa mata air adalah sumber kehidupan, dapat dimanfaatkan dengan bijak dan wajib dijaga dengan konservasi mata air hari ini dan masa mendatang.

Kedepan program ini akan terus berlanjut bersamaan dengan program lainya seperti Gerakan dompu hijau akan dilakukan dengan.

1. Gerakan tanam sejuta pohon, yang beberapa bulan lalu sudah di lakukan dan sukses.

2. Stimulan menjaga alam dengan edukasi pemanfaatan alam dan sumbernya (pengaliran mata air utk masyarakat, konservasi mata air dll)

3. Penyebaran gagasan dengan internalisasi kesadaran dan meggerakan semua unsur bergerak untuk “Dompu Hijau”. (Dedy)

Related Posts

Direksi Baru PT GNE, Dewan NTB Dorong Ekspansi Bisnis, MBG dan Kopdes Potensial Dijajaki

Anggota DPRD NTB, Muhammad Aminurlah (Kanan) dan Akhdiansyah (Kiri).   Mataram, (KabarBerita) — Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal resmi menetapkan jajaran direksi baru PT Gerbang NTB Emas (GNE) periode 2026-2031…

BRIDA NTB Bersama PLN dan BRIN Akselerasi Pengembangan Riset PLTAL Selat Alas

Kepala BRIDA Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.H., M.H.,   Lombok Barat, (KabarBerita) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB terus mematangkan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Direksi Baru PT GNE, Dewan NTB Dorong Ekspansi Bisnis, MBG dan Kopdes Potensial Dijajaki

Direksi Baru PT GNE, Dewan NTB Dorong Ekspansi Bisnis, MBG dan Kopdes Potensial Dijajaki

Direksi Baru PT. GNE Resmi Ditetapkan, Kerja Agresif Jadi Fokus Utama

Direksi Baru PT. GNE Resmi Ditetapkan, Kerja Agresif Jadi Fokus Utama

Kemenko PM Mendorong Transformasi Industri Bambu Selaawi sebagai Penggerak Ekonomi Perdesaan

Kemenko PM Mendorong Transformasi Industri Bambu Selaawi sebagai Penggerak Ekonomi Perdesaan

Dalih Pemeriksaan BPK, Penertiban Reklame Bodong di Mataram Belum Bergerak

Dalih Pemeriksaan BPK, Penertiban Reklame Bodong di Mataram Belum Bergerak

BRIDA NTB Bersama PLN dan BRIN Akselerasi Pengembangan Riset PLTAL Selat Alas

BRIDA NTB Bersama PLN dan BRIN Akselerasi Pengembangan Riset PLTAL Selat Alas

Cadangan Beras Kebencanaan Mataram Habis, Anggaran 2026 Turun Drastis

Cadangan Beras Kebencanaan Mataram Habis, Anggaran 2026 Turun Drastis