Sampah Menggunung di TPS Kebon Talo Mulai Diangkut Bertahap

‎Mataram(KabarBerita)-Tumpukan sampah yang menggunung disejumlah TPS Di Kota Mataram khususnya TPS Kebon Talo mulai ditangani secara bertahap oleh Pemerintah Kota Mataram. Penanganan ini dilakukan seiring kembali normalnya operasional TPA Kebon Kongok, yang kini kembali menerima pengiriman sampah dari Kota Mataram tanpa pembatasan ritase.

‎Upaya ini sejalan dengan kembali normalnya operasional TPA Kebon Kongok, yang sebelumnya sempat membatasi penerimaan sampah dari Kota Mataram. Kini, pengiriman sampah kembali dibuka dengan kapasitas 3–4 ritase per hari, dari sebelumnya hanya satu ritase.

‎Wali Kota Mataram Mohan Roliskana memastikan pembukaan kembali TPA Kebon Kongok setelah landfill baru dinyatakan siap beroperasi. “TPA Kebon Kongok sudah dibuka,” ujarnya, Jumat (27/2).

‎Dengan kelonggaran ritase tersebut, Pemkot Mataram langsung mengalihkan fokus penanganan ke TPS-TPS yang mengalami penumpukan, termasuk TPS Kebon Talo, dan Sandubaya. Sampah yang telah lama menggunung dipastikan akan dipindahkan secara bertahap ke TPA agar tidak menimbulkan dampak lingkungan maupun persoalan sosial di tengah masyarakat.

‎Meski demikian, Mohan menegaskan proses pengosongan TPS tidak bisa dilakukan secara instan. Pengangkutan tetap mengikuti jadwal rutin, sembari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram menambah intensitas pengangkutan di titik-titik yang paling parah.

‎“Ndak bisa cepat dipindahkan semuanya, karena pengangkutan tetap berjalan rutin. Tapi DLH mengangkut secara perlahan sampai TPS benar-benar kosong,” katanya.

‎Pemkot berharap, dengan skema pengangkutan bertahap dan kembalinya fungsi TPA Kebon Kongok secara normal, persoalan tumpukan sampah di TPS Kebon Talo dan titik lainnya dapat diselesaikan tanpa menimbulkan gangguan berkepanjangan bagi warga sekitar.

  • Related Posts

    Revitalisasi Pasar Cakra Ditarget Ditender Bulan Ini, Fokus Perbaikan Atap Bocor

    Mataram(KabarBerita)— Dinas Perdagangan Kota Mataram menargetkan proses tender lanjutan proyek revitalisasi Pasar Cakranegara atau Pasar Cakra mulai dilakukan bulan ini. Saat ini, penyusunan dokumen perencanaan masih terus dimatangkan sebelum diserahkan…

    Nekat Bangun di Lahan Sawah Dilindungi, Proyek Perumahan di Sekarbela Masih Disegel Pemkot Mataram

    Mataram(KabarBerita) – Pemerintah Kota Mataram hingga kini masih mempertahankan penyegelan proyek pembangunan perumahan di kawasan Batu Mandiri, Sekarbela. Penyegelan yang dilakukan beberapa bulan lalu itu belum dicabut karena pengembang dinilai…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Nobar Film “Pesta Babi” Dibubarkan Dilingkungan Kampus di Mataram, Pemprov NTB Imbau Masyarakat Jangan Nonton

    Nobar Film “Pesta Babi” Dibubarkan Dilingkungan Kampus di Mataram, Pemprov NTB Imbau Masyarakat Jangan Nonton

    Bawaslu dan PWI Siap Kolaborasi Literasi Politik Untuk Masyarakat

    Bawaslu dan PWI Siap Kolaborasi Literasi Politik Untuk Masyarakat

    Revitalisasi Pasar Cakra Ditarget Ditender Bulan Ini, Fokus Perbaikan Atap Bocor

    Revitalisasi Pasar Cakra Ditarget Ditender Bulan Ini, Fokus Perbaikan Atap Bocor

    99 Persen Warga NTB sudah Terdaftar JKN yang Aktif 82 Persen

    99 Persen Warga NTB sudah Terdaftar JKN yang Aktif 82 Persen

    Nekat Bangun di Lahan Sawah Dilindungi, Proyek Perumahan di Sekarbela Masih Disegel Pemkot Mataram

    Nekat Bangun di Lahan Sawah Dilindungi, Proyek Perumahan di Sekarbela Masih Disegel Pemkot Mataram

    Gubernur Tinjau Jalan Lenangguar-Lunyuk, Sudirsah Sebut Keseriusan Iqbal – Dinda Perbaiki Infrastruktur di NTB

    Gubernur Tinjau Jalan Lenangguar-Lunyuk, Sudirsah Sebut Keseriusan Iqbal – Dinda Perbaiki Infrastruktur di NTB