Wali Kota Mataram Tegaskan Evaluasi bagi Pejabat yang Gagal di Seleksi Provinsi

Mataram(KabarBerita)— Langkah sejumlah pejabat Pemerintah Kota Mataram yang mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di tingkat provinsi menyimpan konsekuensi. Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana menegaskan, pejabat yang gagal lolos dan kembali ke lingkungan Pemkot Mataram tidak otomatis aman di jabatannya.

‎“Iya, saya siap evaluasi. Kalau kembali ke Pemkot dan kinerjanya tidak baik,” tegas Mohan di Mataram, Jumat (27/2).

‎Saat ini tercatat lima pejabat Pemkot Mataram mengikuti seleksi di Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Mereka adalah Asisten III Setda Kota Mataram Hj Baiq Nelly Kusumawati, Kepala Dinas Kesehatan dr H Emirald Isfihan, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Syamsul Irawan, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan I Made Gede Yasa, serta Kepala Bagian Umum RSUD Kota Mataram Sriningsih.

‎Mohan menilai keikutsertaan para pejabat tersebut sah dan tidak melanggar aturan. Menurutnya, setiap aparatur memiliki hak untuk mengembangkan karier dan mencari tantangan baru. Ia juga memastikan seluruh persyaratan administratif, termasuk rekomendasi, telah diberikan. “Saya tidak mau menahan orang. Silakan mencoba,” ujarnya.

‎Namun, kesempatan itu dibarengi garis tegas. Kelima pejabat tersebut belum tentu terpilih. Jika gagal dan kembali ke Pemkot Mataram, posisi mereka akan ditinjau ulang. “Nanti saya pertimbangkan apakah ditempatkan kembali atau digeser,” kata Mohan, seraya menegaskan bahwa kinerja dan motivasi kerja menjadi indikator utama.

‎Mohan juga merespons kemungkinan menurunnya semangat kerja pejabat yang gagal lolos seleksi. Ia menegaskan tidak akan memberi toleransi. “Kalau kembali lalu motivasinya turun, saya ganti. Masih banyak ASN yang punya komitmen dan semangat kerja,” tandasnya.

‎Ia sekaligus menepis anggapan bahwa upaya pindah ke tingkat provinsi didorong ketidakpuasan terhadap jabatan di Kota Mataram. “Soal puas atau tidak itu relatif. Saya tidak mau menghakimi. Kalau ingin berkarier di tempat lain, silakan,” pungkasnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Emirald Isfihan menyatakan keikutsertaannya dalam seleksi di Pemprov NTB murni karena dorongan pengabdian dan telah mendapat izin dari Wali Kota. “Niatnya pengabdian. Pak Wali memahami keinginan kami untuk memberikan kontribusi yang lebih. Pesannya jelas, ikhtiar harus maksimal,” katanya.

‎Emirald mengaku telah menunjukkan kinerja yang baik di Kota Mataram dan ingin membawa pengalaman tersebut ke level provinsi. Ia juga menepis tudingan bahwa langkahnya dilatarbelakangi ketidakpuasan jabatan. “Tidak ada sama sekali. Justru ini bentuk kepercayaan. Apa yang dicapai Kota Mataram ingin kami kontribusikan di tingkat provinsi,” Pungkasnya.

  • Related Posts

    IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

    Mataram(KabarBerita) – Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini terasa hidup dalam suasana yang berbeda di sebuah sudut kafe di Mataram. Bukan lewat pidato atau seremoni formal, melainkan melalui goresan warna anak-anak…

    Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    ‎Mataram(KabarBerita) – Suasana haru menyelimuti halaman Kantor Wali Kota Mataram saat Wali Kota Mohan Roliskana secara resmi melepas Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Mataram yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

    IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

    Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

    Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

    Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

    Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

    Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

    Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk

    Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk