Siswa SMKN 1 Jonggat Toreh Prestasi Juara 1 LKS Bidang Desain Grafis di Tingkat Provinsi NTB

LOMBOK BARAT (KabarBerita)-SMKN 1 Jonggat kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada momentum Hari Kebangkitan Nasional, siswa sekolah tersebut sukses meraih Juara 1 pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di bidang Desain Grafis.

Prestasi tersebut diraih siswa kelas XII jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), Dimas Fikry Fahrezi. Dalam kompetisi yang berlangsung di Tempat Uji Kompetensi (TUK) SMKN 5 Mataram, Selasa (19/5), Dimas tampil maksimal dan mampu menyisihkan para peserta dari berbagai kabupaten/kota di NTB.

Pada lomba tersebut, peserta diuji kemampuan kreativitas desain, ketepatan konsep, penguasaan teknis desain digital hingga kemampuan presentasi karya. Dimas dinilai mampu menunjukkan performa terbaik sehingga berhasil keluar sebagai juara pertama.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMKN 1 Jonggat. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti bahwa kualitas pendidikan vokasi di sekolah itu terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat provinsi.

Kepala SMKN 1 Jonggat, H. Ruju Rahmad, S.Pd. M.T., menyampaikan apresiasi atas kerja keras siswa dan guru pembimbing yang telah memberikan pendampingan selama persiapan lomba.

“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah. Kami berharap Dimas dapat kembali memberikan hasil terbaik saat mewakili NTB di tingkat nasional nanti,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi sesuai bidang keahlian masing-masing.

Atas capaian tersebut, Dimas Fikry Fahrezi dipastikan akan mewakili Provinsi NTB pada ajang LKS SMK tingkat nasional. Seluruh warga sekolah pun turut memberikan dukungan dan doa agar mampu membawa nama baik daerah di kancah nasional.

Momentum prestasi ini sekaligus menjadi penyemangat bagi dunia pendidikan vokasi di Lombok Tengah untuk terus melahirkan generasi kreatif, kompeten, dan siap bersaing di era industri digital. (red).

  • Related Posts

    Pesantren Jangan Dihakimi : Memperkuat Perlindungan Anak Tanpa Menghilangkan Jasa Besar Pesantren

    Oleh : Ali Alkhairy   Kepedulian terhadap keselamatan santri adalah sikap yang patut dihargai. Setiap kasus kekerasan terhadap anak, di mana pun terjadi, harus menjadi perhatian bersama. Korban wajib dilindungi,…

    Kanwil Kemenag NTB Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Pesantren

    MATARAM (KabarBerita) –Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB, Dr. Zamroni Aziz, mendorong seluruh instansi lintas sektor untuk bersama-sama memperkuat edukasi, pembinaan, pengawasan, dan pengembangan lingkungan pendidikan dan pondok…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga