
Mataram(KabarBerita) — Suasana akrab mewarnai kegiatan reses Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Siti Fitriani Bakhresyi, di Lingkungan Kamasan, Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang.
Dalam forum yang digelar sederhana namun penuh makna itu, warga menyampaikan berbagai persoalan sehari-hari—mulai dari selokan yang tersumbat, penumpukan sampah, hingga sulitnya akses terhadap modal usaha kecil.
“Kalau hujan deras, air sering meluap sampai ke jalan, bahkan ke halaman rumah. Selokannya sudah lama dangkal,” ujar Firman Abadi saat menyampaikan aspirasinya.
Selain masalah drainase, warga juga mengeluhkan pengelolaan sampah yang dinilai belum optimal. Penumpukan di beberapa titik menimbulkan bau tak sedap dan dikhawatirkan menjadi sumber penyakit.
Sementara itu, pelaku UMKM, terutama para ibu rumah tangga dan pedagang kecil mengungkapkan kesulitan mengembangkan usaha karena terbatasnya modal.
Menanggapi aspirasi itu, Siti Fitriani menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan warga dalam menyampaikan masalah secara langsung. Ia berjanji untuk menindaklanjuti setiap masukan tersebut melalui pembahasan bersama OPD terkait.
“Reses ini bukan sekadar seremonial, tapi ruang bagi kami untuk benar-benar mendengar suara masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami bawa ke pembahasan kebijakan agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.
Siti juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan peningkatan infrastruktur dasar, kebersihan lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi warga melalui penguatan UMKM.
Antusiasme warga Kamasan dalam kegiatan ini menjadi bukti kuat bahwa komunikasi langsung antara wakil rakyat dan masyarakat tetap menjadi cara terbaik membangun kepercayaan serta menghadirkan solusi nyata di tengah kehidupan warga.






