Sukses Perkuat Ekosistem Riset dan Inovasi, BRIDA NTB Raih Penghargaan Tingkat Nasional

JAKARTA (KabarBerita)-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah menggelar kegiatan Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025 di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, Jakarta. Acara bergengsi ini dihadiri oleh para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dari berbagai daerah di Indonesia yang dinilai memiliki kinerja terbaik dalam pelaksanaan riset dan inovasi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BRIDA Nusa Tenggara Barat (NTB), I Gede Putu Aryadi, S.Sos., M.H hadir mewakili Gubernur NTB untuk menerima anugerah Apresiasi BRIDA Optimal 2025. Provinsi NTB berhasil meraih penghargaan pada kategori Peran BRIDA dalam Optimalisasi Potensi dan Penyelesaian Permasalahan Daerah.

Kegiatan apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan BRIN terhadap 39 BRIDA dan BAPPERIDA provinsi, kabupaten, serta kota di seluruh Indonesia yang menunjukkan kinerja optimal berdasarkan dua indikator utama, yakni,

  1. Perumusan rekomendasi kebijakan berbasis riset yang dimanfaatkan, dan
  2. Peran aktif BRIDA dalam optimalisasi potensi serta penyelesaian permasalahan daerah.

Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr. Yopi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara BRIN dan pemerintah daerah.

“Melalui apresiasi ini, kami ingin mendorong BRIDA dan BAPPERIDA di seluruh Indonesia agar semakin berperan dalam menghasilkan kebijakan berbasis bukti serta inovasi yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko, turut menegaskan bahwa BRIN saat ini berfokus pada upaya mengoptimalkan peran BRIDA/BAPPERIDA yang telah terbentuk di seluruh Indonesia. Menurutnya, apresiasi ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan, tetapi juga motivasi bagi BRIDA untuk terus mendorong riset dan pengembangan (R&D) di sektor industri serta kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).

Selain kegiatan apresiasi, BRIN juga mengadakan Forum Koordinasi Riset dan Inovasi Daerah (FKRID) 2025, yang bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan di daerah serta memperkuat kolaborasi lintas wilayah.

Provinsi NTB dinilai berhasil menunjukkan peran strategis dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi, terutama dalam mendorong pemanfaatan hasil riset untuk pembangunan daerah yang berkelanjutan. Selain NTB, penghargaan serupa juga diberikan kepada sejumlah daerah lain seperti Provinsi Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta, serta beberapa kabupaten/kota yang dinilai berhasil mengintegrasikan riset dalam perumusan kebijakan publik.

Kegiatan Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025 ditutup dengan sesi foto bersama serta ajakan untuk memperkuat sinergi riset lintas daerah, sejalan dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. (red).

  • Related Posts

    Remaja yang Terseret Arus Sungai Ditemukan Meninggal Dunia di Bima

    BIMA (KabarBerita)-Tim SAR gabungan berhasil menemukan Ikbal (12 tahun), remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus deras di Sungai Desa Kenanga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal…

    Tiga Program Strategis PUPR Diresmikan Sebagai Kado HUT NTB ke 67

    Mataram (KabarBerita) – Hari Ulang Tahun (HUT) Nusa Tenggara Barat (NTB) ke-67 yang jatuh pada tanggal 17 Desember tiap tahunnya, tinggal menghitung hari. Beberapa program juga siap diresmikan bertepatan dengan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Dinas Perikanan Kaget Lapak Pasar Ikan Dibongkar untuk Pembangunan KMP

    Dinas Perikanan Kaget Lapak Pasar Ikan Dibongkar untuk Pembangunan KMP

    Remaja yang Terseret Arus Sungai Ditemukan Meninggal Dunia di Bima

    Remaja yang Terseret Arus Sungai Ditemukan Meninggal Dunia di Bima

    Tiga Program Strategis PUPR Diresmikan Sebagai Kado HUT NTB ke 67

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Petani Keluhkan Harga Racun Hama Padi Melambung Tinggi

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Petani Keluhkan Harga Racun Hama Padi Melambung Tinggi

    Proyek Revitalisasi Sekolah Terlambat, Pemkot Mataram Terancam Tanggung Beban Anggaran

    Proyek Revitalisasi Sekolah Terlambat, Pemkot Mataram Terancam Tanggung Beban Anggaran

    Polres Loteng Bersama Stakeholder dan Masyarakat Sepakat Tolak Penambangan Emas Ilegal di kawasan Pantai Kuta

    Polres Loteng Bersama Stakeholder dan Masyarakat Sepakat Tolak Penambangan Emas Ilegal di kawasan Pantai Kuta