Syamsu Rijal Dukung Langkah Gubernur Tunjuk Nazarudin Sebagai Dirut Bank NTB Syariah

Mataram, (KabarBerita) – Pemegang saham Bank NTB Syariah resmi menunjuk Nazaruddin sebagai calon Direktur Utama (Dirut) yang baru Bank NTB Syari’ah. Keputusan itu diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada 30 Juni 2025. Dimana Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) mengusulkan penetapan Nazaruddin sebagai Dirut Bank NTB Syariah.

Penunjukkan Nazarudin itu disambut baik oleh anggota Komisi III DPRD NTB, Syamsu Rijal. Ia mengatakan penunjukkan itu sudah tepat sesuai dengan hasil asesmen Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) yang selanjutnya diusulkan tim panitia seleksi (pansel) ke Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal.

“Saya lihat penunjukkan itu sudah tepat karena beliau (Pak Gubernur) sangat paham dan mengerti soal itu,” kata Syamsu Rijal saat ditemui di Kantor DPRD NTB, Kamis (3/7).

Ia mengajak semua pihak untuk mendukung dan tidak terlalu cepat berspekulasi. Hendaknya memberikan kesempatan kepada Dirut yang baru untuk bekerja.

“Ini orang belum apa-apa kita sudah memberikan penilaian ini itu. Beliau (Nazarudin) itu kan diusulkan melalui forum resmi para pemegang saham. Jadi biarkan dulu bekerja,” pinta politisi partai Gerindra ini.

Terhadap berbagai polemik yang terjadi selama proses seleksi Komisaris dan Direksi Bank NTB Syariah, Syamsu Rijal mengatakan bahwa hal itu sudah biasa bagian dari dinamika.

“Biasa itu ada yang puas ada yang ndak. Tetapi setelah ini mari kita bersama-sama fokus mendukung,” pungkasnya.

Dikatakannya, kritik maupun protes itu nanti bisa dilayangkan manakala semua sudah berjalan. Saat ini biarkan Nazarudin sebagai Dirut yang baru Bank NTB Syariah bekerja dengan tenang.

“Nanti setelah jalan bila ada permasalahan baru kita berbicara. Menurut saya biarkan dulu berjalan, jangan kita recoki dulu,” tandasnya.

Sementara terkait adanya pihak yang menyayangkan Nazarudin sebagai orang luar NTB, Syamsul Rijal mengatakan bahwa dalam persoalan ini tidak relevan lagi harus melihat dia orang NTB atau bukan. Namun yang lebih utama adalah soal kapasitas dan kapabilitas dalam mengelola perbankan. Dirinya percaya bahwa Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal memiliki penilaian tersendiri terhadap sosok Nazarudin meski bukan orang NTB.

“Kita kan satu kesatuan di Indonesia sebagai NKRI tidak boleh begitu. Perkara dia orang luar, pak gubernur pasti punya penilaian lain, kita percaya beliaulah,” tegas anggota DPRD NTB dapil 4 Lombok Timur ini.

Lebih jauh Syamsu Rijal menyatakan dukungannya terhadap apa yang telah diputuskan Gubernur Lalu Iqbal selaku PSP Bank NTB Syariah.

“Jadi kalau saya setuju sekali apa yang menjadi keinginan pak Gubernur dan kita biarkan dulu ini berjalan sesuai dengan regulasinya. Karena begini ya, sebaik apapun kita, dimata orang yang tidak suka itu ya selalu dikritik. Sejak zaman Rasulullah sudah ada kok itu, pak gubernur saya lihat berlapang dada menerima semua kritikan,” jelas Syamsu Rijal.

Sementara itu, terpisah Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, H. Wirajaya Kusuma, mengungkapkan alasan penunjukan Nazaruddin oleh pemegang saham. Menurutnya, sebelum diusulkan dalam RUPS, Nazaruddin telah mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) pada 24 hingga 26 Juni 2025.

Dari hasil asesmen, Nazaruddin dinyatakan memenuhi kriteria rekomendasi dengan status “Disarankan”.

“Berdasarkan hasil asesmen LPPI, panitia seleksi mengusulkan ke Pak Gubernur. Selanjutnya Pak Gubernur sebagai PSP mengusulkan penetapan Pak Nazaruddin sebagai Dirut Bank NTB Syariah dalam RUPS,” jelas Wirajaya.

Ia juga menjelaskan bahwa meskipun Nazaruddin sudah mulai berkantor, itu semata-mata untuk keperluan konsolidasi internal, secara formal posisi direktur utama saat ini masih dijalankan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Dirut, Zainal. Penetapan Nazaruddin akan berlaku efektif setelah lolos uji kelayakan dari OJK.

Penulis : Dedy Supiandi

Related Posts

Klaim Dapat Dukungan 7 DPC, Amrul Jihadi Siap Bawa Demokrat NTB Berjaya

Lombok Timur, (KabarBerita) –Dinamika perebutan kursi ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat NTB kian menghangat. Meski jadwal Musyawarah Daerah (Musda) DPD Demokrat NTB belum dipastikan oleh DPP, namun sejumlah…

Lalu Wirajaya Dinilai Layak Menuju Pilkada Loteng 2029

Mataram, (KabarBerita) – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029 terbilang masih lama, namun konstelasi di Kabupaten Lombok Tengah mulai menghangat. Hal ini terlihat dari banyaknya figur yang mulai digadang-gadang bakal menjadi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Kota Mataram Masuk 10 Besar Kota Termaju di Indonesia, Bukti Kolaborasi dan Kerja Bersama

Kota Mataram Masuk 10 Besar Kota Termaju di Indonesia, Bukti Kolaborasi dan Kerja Bersama

Sekretaris F-Demokrat Syamsul Fikri AR Sebut Proses Seleksi Sekda NTB Terbuka dan Profesional

Sekretaris F-Demokrat Syamsul Fikri AR Sebut Proses Seleksi Sekda NTB Terbuka dan Profesional

Kesaksian Nursalim Menjawab Spekulasi Publik di Kasus Dana Siluman, Iwan Slenk : Tidak Ada Perintah Jual Beli Program

Kesaksian Nursalim Menjawab Spekulasi Publik di Kasus Dana Siluman, Iwan Slenk : Tidak Ada Perintah Jual Beli Program

Badan Penghubung : Perkuat Promosi NTB di Jakarta Hingga Optimalisasi PAD

Badan Penghubung : Perkuat Promosi NTB di Jakarta Hingga Optimalisasi PAD

Batas Belanja Pegawai 30 Persen, Pemkot Mataram Genjot Optimalisasi PAD Tanpa Bebani Warga

Batas Belanja Pegawai 30 Persen, Pemkot Mataram Genjot Optimalisasi PAD Tanpa Bebani Warga

Ketua Pansel Prof Ridwan Jawab Pesimisme Publik Terkait Figur Sekda NTB Abul Chair

Ketua Pansel Prof Ridwan Jawab Pesimisme Publik Terkait Figur Sekda NTB Abul Chair