Kredit Macet BNTBS, Aji Maman Desak KPK dan Kejagung Turun Tangan

Mataram, (KabarBerita) – Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank NTB Syariah mengusulkan Nazarudin ditetapkan sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank NTB Syariah.

Di tengah penetapan Nazarudin itu, Anggota Komisi III DPRD NTB, Muhammad Aminurlah justru mendesak agar dilakukannya audit investigasi terhadap Bank milik daerah tersebut.

Menurut politisi PAN ini, Bank NTB Syariah menyisakkan banyak persoalan masa lalu yang perlu dituntaskan.

“Kami ingin Bank NTB Syariah diaudit investigasi dulu. Tidak boleh dibiarkan ada uang rakyat dibawa lari oleh orang. Apalagi ini jumlahnya ratusan miliar,” kata pria yang akrab disapa Aji Maman ini.

Dikatakan Aji Maman, ada lima perusahaan dengan jumlah pinjaman yang cukup besar di Bank NTB Syariah. Nominal kredit paling besar adalah PT Aria Jaya Raya dengan nilai hingga Rp 200 miliar. Berikutnya PT Gerbang NTB Emas (GNE). Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu meminjam uang ke Bank NTBS sebesar Rp 14 miliar. Berikutnya PT Lift 14 miliar. PT Casten Rp 10 miliar dan PT Paprika Rp 7 Miliar.

“Sebenarnya lebih banyak dari itu. Angkanya bisa lebih dari Rp 500 miliar yang dibawa atau dipinjam tapi belum dikembalikan,” papar Aji Maman.

Dijelaskan politisi asal Bima ini, semua pinjaman itu sudah jatuh tempo. Namun hingga kini banyak yang belum mengembalikan dana pinjaman.
Kondisi itu sangat mengganggu cash flow Bank NTB Syariah.

“Sehingga kami di Komisi III mendesak diaudit dulu sebelum direksi dan komisaris baru menjalankan tugasnya. Tidak boleh dibiarkan. Ini uang rakyat lho,” tegasnya.

Dalam kasus kredit macet itu, ia bahkan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk turun ke NTB mengusut kasus tersebut.

“Rasanya ini tidak adil. Hanya perusahaan besar yang menikmati pinjaman uang, sementara rakyat kecil seperti petani tembakau yang butuh modal tidak pernah dapat pinjaman Bank NTB Syariah,” pungkasnya.

Penulis : Dedy Supiandi

Related Posts

Bawaslu dan PWI Siap Kolaborasi Literasi Politik Untuk Masyarakat

MATARAM (KabarBerita)- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nusa Tenggara Barat mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan insan pers untuk bersama-sama memperkuat literasi dan pendidikan politik kepada masyarakat. Ketua Bawaslu NTB,…

Kader Inti Pindah ke PSI, Syamsul Fikri Tegaskan Demokrat Tak Kekurangan Stok

“Demokrat tidak pernah kekurangan stok. Sekarang banyak juga tokoh yang ikut bergabung dengan Demokrat,” ujarnya wakil ketua I DPD Demokrat NTB Syamsul Fikri   Mataram (KabarBerita) — Petinggi partai Demokrat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Melepas Masa Lajang Lewat Tradisi Merangkat, 99 Ayam Kampung Jadi Simbol Kebersamaan Masyarakat Sasak

Melepas Masa Lajang Lewat Tradisi Merangkat, 99 Ayam Kampung Jadi Simbol Kebersamaan Masyarakat Sasak

BNN Kota Mataram Amankan Empat Pengguna Narkoba dalam Razia Kos di Karang Taliwang

BNN Kota Mataram Amankan Empat Pengguna Narkoba dalam Razia Kos di Karang Taliwang

Jelang Iduladha, Distan Mataram Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

Jelang Iduladha, Distan Mataram Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

Wagub NTB Tegaskan Kekuatan Bali–Nusra di Forum MPU 2026 

Wagub NTB Tegaskan Kekuatan Bali–Nusra di Forum MPU 2026 

Ketua PMI Lobar, Haris Karnain Bantah Soal Dugaan Korupsi Rp 150 Juta Pasca Dipanggil Kejari Mataram

Ketua PMI Lobar, Haris Karnain Bantah Soal Dugaan Korupsi Rp 150 Juta Pasca Dipanggil Kejari Mataram

Putra Asli Lombok Tengah Sabolah Ditunjuk InJourny Jadi Komisaris MGPA

Putra Asli Lombok Tengah Sabolah Ditunjuk InJourny Jadi Komisaris MGPA