Vidio Viral Bupati Lotim, Saeful Bahri : Buka Tabir Persoalan Wisata di Ekas

Lombok Timur, (KabarBerita) – Viralnya video Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin yang memberikan teguran keras kepada salah seorang guide yang membawa tamu surfing di Pantai Ekas menuai polemik. Pro dan kontra pun mewarnai tindakan yang ditampilkan Bupati itu.

Anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur, Saeful Bahri turut memberikan komentar atas vidio Bupati yang mengundang beragam reaksi publik tersebut.

Ia mengatakan bahwa persoalan yang terjadi dalam video Bupati tersebut sejatinya bukanlah hal baru.

“Jadi inikan sebenarnya persoalan lama, sudah lama kita dengar, tapi rinciannya baru kita tahu setelah beredarnya video itu,” kata politisi muda PPP ini kepada KabarBerita, Rabu (18/6).

Ia menilai bahwa viralnya video itu justru membuka tabir persoalan yang selama ini terjadi di kawasan wisata Pantai Ekas dan dikeluhkan para pelaku wisata ditempat tersebut.

“Jadi, di satu sisi, dengan beredarnya video ini malah bagus, karena orang-orang mencari tau ada apa ko sampai begitu,” tambahnya.

Dijelaskan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Timur ini, bahwa kawasan wisata Pantai Ekas selama ini jadi rebutan pelaku wisata karena menjadi destinasi pavorit wisatawan terutama pecinta surfing. Perebutan itu melibatkan pelaku wisata dari luar Lombok Timur seperti dari Lombok Tengah yang membawa wisatawan hingga 10 boat. Akibatnya wisatawan yang menginep di kawasan Ekas menjadi terganggu dan cenderung tidak bisa menikmati surfing di Pantai Ekas.

“Jadi ini yang menjadi keluhan beberapa pelaku wisata yang ada disana (Ekas). Sementara ini kok orang luar saja yang masuk, sementara mereka yang ada disana jadi terganggu dan tidak bisa menikmati ombak Pantai Ekas,” ungkapnya.

Dikatakannya akibat merasa terganggu itu, maka Pantai Ekas menjadi tidak menarik lagi bagi tamu-tamu luar untuk datang dan mengingap disana. Padahal dari sisi fasilitas dan lokasi spot surfing Pantai Ekas menjadi impian para wisatawan.

“Nah dalam rangka itulah pak bupati datang kesana. Jadi mau ngecek apa sebenarnya yang menjadi persoalan pariwisata di Selatan ini, karena kalau dilihat dari sisi jalan dan sebagainya sudah bagus kok masih sepi saja,” ujarnya.

Terkait sikap keras yang ditampilkan Bupati dalam vidio yang viral di media sosial (medsos) itu, Saeful mengatakan mungkin karena bupati mendapat keluhan langsung dari para pelaku wisata disana dan kebetulan ketika turun sidak bertemu dengan pelaku wisata yang dari luar Lombok Timur.

“Ini reaksi spontan saja saya kira, karena mendengar keluhan para pelaku wisata disana jadinya beliau emosi, ditambah saat turun sidak kebetulan beliau ketemu langsung dengan pelaku wisata dari luar. Jadi mungkin beliau spontan marah,” terangnya.

Dari insiden itu, Saeful mengajak semua pihak bisa menahan diri dan tidak terprovokasi. Pihak-pihak terkait terutama pemerintah Lombok Timur dan Lombok Tengah bisa segera bertemu duduk bersama untuk mencari solusi terbaik.

“Kondusifitas antar pelaku wisata juga perlu dijaga dan dibangun. Pemetaan wilayah ini biar masing-masing punya dominasi sendiri,” pungkasnya.

Penulis : Dedy Supiandi

  • Related Posts

    TGH. Muhannan PKS Ngaku Dapat Perintah Dari Yek Agil Untuk Bertemu Terdakwa IJU

    TGH. Muhannan Mu’min Mushhonaf saat memberikan kesaksian di sidang kasus dugaan gratifikasi DPRD NTB, Rabu (22/4).   Mataram, (KabarBerita) — Sidang lanjutan kasus dugaan gratifikasi DPRD NTB kembali memunculkan fakta…

    Muscab PKB Sumbawa & Sumbawa Barat Sukses, Lalu Muhiban : Target Menang di Pemilu 2029

    Lalu Muhibban Petinggi PKB NTB dan Anggota DPRD NTB   Mataram, (KabarBerita) – Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat pada Kamis (16/4)…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

    IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

    Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

    Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

    Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

    Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

    Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

    Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk

    Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk