Dewan Dorong Pemprov Mediasi Soal Teluk Ekas, Redam Polemik Vidio Viral Bupati Lotim

Mataram, (KabarBerita) – Ketua Komisi II DPRD NTB yang membidangi masalah pariwisata, Lalu Pelita Putra menyarankan pemerintah Lombok Tengah dan Lombok Timur segera bertemu ditengah polemik vidio viral Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin yang mengusir guide asal Lombok Tengah di Teluk Ekas.

Lalu Pelita menilai semangat Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin terlalu menggebu-gebu untuk memaksimalkan dan memacu sektor pariwisata di daerahnya, sehingga terkesan kurang terkontrol dan agak lepas dalam mengeluarkan kata-kata kepada salah seorang guide yang tengah membawa tamu luar untuk surfing di Teluk Ekas.
Menurutnya, niat bupati Lotim mungkin baik hanya saja penyampaiannya yang kurang pas. Karena merasa wilayahnya dimanfaatkan tapi tidak ada impact/dampak atau keuntungan bagi daerah dalam hal ini Lombok Timur.

Karena dari video tiktoknya yang beredar lanjut Lalu Pelita terlihat tidak ada nilai tambah yang didapatkan Lotim. Apa yang terjadi di Ekas, ungkap Politisi PKB ini beda kasus dengan yg di alami Gili Trawangan, dimana wisatawan yg berangkat dari Bali nyandar setelah meninggalkan sampah lalu pada sore harinya balik lagi dan tidak nginap di Trawangan.

“Oleh karenanya kami berharap pihak-pihak terkait dalam hal ini pemerintah Lombok Tengah dengan Lombok Timur segera bertemu duduk bersama mencari jalan tengah untuk meredakan polemik yang ada. Mari kita jaga bersama kondusifitas NTB ini demi kemajuan sektor pariwisata jangan sampai gesekan-gesekan di bawah justru merugikan dunia pariwisata kita. Insya Allah semua bisa di musyawarahkan dengan baik. Saya tidak akan bicara tentang kewenangan provinsi atas pemanfaatan Ruang laut,” pungkasnya.

Sementara itu, anggota DPRD NTB, M Nashib Ikroman mendorong Pemprov segera mengambil inisiatif melakukan mediasi atas persoalan pemanfaatan ruang wilayah laut yang terjadi di teluk Ekas, Kec. jerowaru Lombok Timur.

Pasalnya, jika tidak ditangani dengan cepat, dikhawatirkan justru menimbulkan impact negatif lain yang merugikan berbagai pihak.

“Inisiasi mediasi ini harus segera dilakukan, jangan dibiarkan persoalannya berkembang,” ungkap politisi Perindo dari Dapil Lombok Timur bagian selatan ini.

Menurutnya, soal yurisdiksi wilayah disertai kewajiban dan kewenangan pemanfaatan ruang laut ini sudah memiliki berbagai regulasi yang bisa dipacu secara bersama. Hanya saja, jika persoalan yang ada tidak dibahas disertai dengan regulasi, maka justru akan menimbulkan masalah.

“Bab konflik pemanfaatan ruang laut ini banyak terjadi, di wilayah selatan Lombok Timur pemanfaatan pariwisata dengan budidaya laut juga bermasalah,” ungkapnya.

Persoalan seperti di Teluk Ekas ini banyak terjadi, sehingga yang dibutuhkan adalah membangun kesepahaman dan pengertian antar satu dengan yang lain. Bagaimana pelaku usaha wisata di Teluk Ekas memperoleh impact positif dari ramainya wisatawan yang menikmati ombak untuk surfing. Serta para pelaku wisata diluar Teluk Ekas juga tetap operasional, sehingga dunia pariwisata NTB optimal dan saling sokong antara wilayah satu dengan yang lain.

“Masing-masing kita harus memiliki perspektif kolaborasi, jangan justru sebaliknya,” pungkasnya.

Penulis : Dedy Supiandi

  • Related Posts

    Reses LMB di Darmaji Kopang, Aspirasi Perbaikan Infrastruktur dan Jalan Lingkungan Masih Dominan

    “Alhamdulillah kami masih diberikan kesempatan untuk dapat bersilaturrahmi, bertatap muka, dan berdialog secara langsung bersama konstituen dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat/konstituen kami di Dapil VII NTB, tepatnya di Desa Darmaji…

    Anggota DPD RI Evi Apita Maya Gandeng Guru dan Ormas Gencarkan Sosialisasi Empat Pilar

    MATARAM (KabarBerita) – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Evi Apita Maya, menggelar Sosialisasi Kelompok MPR RI yang berfokus pada penguatan Empat Pilar Kebangsaan. Yaitu…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Pemprov NTB Perkuat Perlindungan Warga Lingkar TPA Kebon Kongok

    Pemprov NTB Perkuat Perlindungan Warga Lingkar TPA Kebon Kongok

    Jelang Porwada PWI NTB 2026, PJU Polda NTB Gelar Laga Persahabatan Mini Soccer dengan Insan Pers

    Jelang Porwada PWI NTB 2026, PJU Polda NTB Gelar Laga Persahabatan Mini Soccer dengan Insan Pers

    Komisi II DPRD Mataram Dukung Perpanjangan Kontrak Mataram Mall, Asal Tunggakan dan Aset Dituntaskan

    Komisi II DPRD Mataram Dukung Perpanjangan Kontrak Mataram Mall, Asal Tunggakan dan Aset Dituntaskan

    Istiningsih Bantah DPRD Terlibat Praktik Jual Beli Kursi Sekolah pada Penerimaan Siswa Baru

    Istiningsih Bantah DPRD Terlibat Praktik Jual Beli Kursi Sekolah pada Penerimaan Siswa Baru

    Reses LMB di Darmaji Kopang, Aspirasi Perbaikan Infrastruktur dan Jalan Lingkungan Masih Dominan

    Reses LMB di Darmaji Kopang, Aspirasi Perbaikan Infrastruktur dan Jalan Lingkungan Masih Dominan