Komisi III DPRD NTB Dukung Penuh Pemberian Keringanan Pajak Kendaraan

Mataram, (KabarBerita) – Program Gebyar Pajak kendaraan Bermotor (PKB) yang diluncurkan Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal disambut positif oleh semua pihak. Bukan hanya oleh wajib pajak, namun juga oleh kalangan legislatif di DPRD NTB.

Komisi III DPRD Provinsi NTB yang membidangi masalah keuangan dan perbankan bahkan menyatakan dukungan penuh terhadap program pemprov NTB yang diluncurkan di Teras Udayana Mataram, pada Minggu 29 Juni 2025.

Wakil Ketua Komisi III DPRD NTB, Raden Rahadian Soedjono menyebutkan bahwa program diskon PKB tersebut dinilai sangat baik untuk masyarakat NTB saat ini. Sehingga pihaknya memberikan apresiasi kepada Pemprov NTB terhadap trobosan

“Kami dari Komisi III tentu sangat mendukung kebijakan pemberian diskon PKB ini. Program ini sebuah terobosan baru pak Gubernur yang perlu kita apresiasi. Sebab dengan pemberian diskon PKB ini mendapatkan sambutan baik dari masyarakat,” ujar Rahadian yang dikonfirmasi Suara NTB, pada Rabu (25/6).

Disebutkan Rahadian bahwa kesadaran wajib pajak kendaraan di NTB tergolong masih cukup rendah. Pasalnya dari sekitar 2 juta jumlah kendaraan yang tercatat, yang melakukan pembayaran pajak hanya mencapai sekitar 48 persen.

Besarnya wajib pajak yang tidak menunaikan kewajibannya membayar PKB tersebut, tentu dengan hadirnya program pemberian diskon PKB ini akan ada peningkatan persentase pembayaran PKB oleh masyarakat. “Saya sangat yakin dengan hadirnya program ini tingkat pembayaran pajak kendaraan oleh masyarakat akan meningkat,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan politisi partai Demokrat itu bahwa dengan adanya kebijakan ini, akan berimplikasi kepada naiknya angka penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PADK dari sektor pajak kndaraan. Sebab program ini akan meningkatkan objek pajak.

“Terutama kebijakan terkait dengan diskon besar-besaran untuk mutasi kendaraan yang plat luar daerah ke plat kendaraan dalam daerah. Ini kan banyak sekali kendaraan yang masih plat luar daerah, dengan program ini maka masyarakat pasti akan melakukan mutasi dan akan makin bertambah objek pajak kita,” jelasnya.

Selain itu kehadiran program diskon pajak kendaraan ini bisa meningkatkan potensi pendapatan daerah, juga akan akan sangat membantu meringankan beban masyarakat untuk membayar pajak ditengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang tertekan.

“Apalagi dalam program diskon PKB ini ada geratis pajak untuk masyarakat miskin dan tidak mampu. Cukup menunjukkan kartu miskin, maka masyarakat dapat diskon. Saya kira program ini sangat besar sekali manfaatnya, baik untuk daerah dan masyarakat,” katanya.

Diketahui Pemerintah Provinsi NTB melalui Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) akan memberikan berbagai insentif dan keringanan pajak sebagai bentuk penghargaan kepada wajib pajak yang taat, serta bentuk empati kepada warga kurang mampu, yakni dengan memberikan diskon atau keringanan pembayaran pajak.

Plt Kepala Provinsi NTB, Fathurrahman, menjelaskan bahwa program ini bukan hanya untuk mendorong kepatuhan pajak, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan.

“Diskon dan keringanan ini diberikan tidak hanya untuk wajib pajak yang patuh, tapi juga secara khusus bagi masyarakat miskin yang terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH) serta para veteran. Ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah,” ujar Fathurrahman.

Kebijakan tersebut sudah dituangkan dalam Peraturan Gubernur NTB Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pemberian Keringanan dan/atau Pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Program ini akan diluncurkan pada 29 Juni ini. (Red)

Related Posts

Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa

MATARAM (KabarBerita) – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal merealisasikan salah satu janji politiknya yakni menyalurkan bantuan dana ke desa-desa dengan spesifikasi khusus yaitu yang masuk kategori miskin dan miskin ekstrem…

Pimpin YKI NTB, Bunda Sinta Serukan Gerakan Bersama Lawan Kanker

MATARAM (KabarBerita)–Sinta Agathia M. Iqbal resmi dilantik sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Nusa Tenggara Barat periode 2026–2031, menandai penguatan komitmen daerah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kanker berbasis…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

DPP PAN Ingatkan Kader Kerja Nyata dan Berdampak Untuk Rakyat

DPP PAN Ingatkan Kader Kerja Nyata dan Berdampak Untuk Rakyat

Maskapai Transnusa Resmi Layani Penerbangan Lombok-Jakarta

Maskapai Transnusa Resmi Layani Penerbangan Lombok-Jakarta

Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa

Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa

Pimpin YKI NTB, Bunda Sinta Serukan Gerakan Bersama Lawan Kanker

Pimpin YKI NTB, Bunda Sinta Serukan Gerakan Bersama Lawan Kanker

Dampingi Mensos, Gubernur NTB Perkuat Sinergi Penanganan Kimiskinan di NTB

Dampingi Mensos, Gubernur NTB Perkuat Sinergi Penanganan Kimiskinan di NTB