
Mataram(KabarBerita) – Proyek pembangunan lanjutan Pasar Ikan Higienis di kawasan Bintaro, Ampenan, kini tengah dikebut pengerjaannya. Pasar ikan yang dirancang modern dan bersih ini nantinya akan terintegrasi dengan Hunian Sementara (Huntara) dan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa), sehingga kawasan tersebut bisa berkembang menjadi kampung nelayan yang tertata dan nyaman.
Plt Kepala Dinas Perikanan Kota Mataram, Irwan Harimansyah, menjelaskan bahwa pengerjaan pasar dimulai sejak akhir September lalu, dengan target rampung pertengahan Desember tahun ini. “Proyek ini tinggal menyelesaikan pondasi, lantai, dan pembangunan talud. InsyaAllah dalam dua bulan ke depan bisa selesai,” ujarnya optimis.
Irwan mengakui sempat ada kendala teknis di lapangan, namun hal itu bisa diatasi. Bahkan, pihaknya sudah meminta pelaksana proyek untuk menambah jumlah pekerja agar pengerjaan berjalan lebih cepat dan tepat waktu.
“Cuaca memang kadang hujan, tapi kami tetap optimis tidak akan terlalu mengganggu proses pengerjaan. Yang penting, ritme kerja dijaga dan tenaga di lapangan ditambah,” jelasnya.
Pasar ikan higienis ini dirancang memiliki sekitar 40 los berukuran 4×4 meter, dengan total anggaran pembangunan lebih dari Rp400 juta. Jika digabungkan dengan tahap pertama yang telah dikerjakan tahun 2024 lalu, total investasi untuk pembangunan pasar ini mencapai Rp800 juta.
Setelah selesai, pasar ikan tersebut akan langsung dimanfaatkan oleh para pedagang yang sebelumnya berjualan di Pasar Ikan Kebon Talo, Ampenan Utara. Dengan konsep higienis, pasar ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berbelanja ikan yang lebih bersih, nyaman, dan modern bagi warga Mataram.






