Salah Lokasi, Gerai KMP Ampenan Utara Dipindah ke TPS Bintaro

Mataram(KabarBerita)— Kekhawatiran akan munculnya persoalan dalam pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Ampenan Utara akhirnya terbukti. Proses pembangunan yang sempat berjalan kini dihentikan sementara, bahkan pondasi bangunan yang sudah terlanjur dikerjakan dipastikan akan dibongkar akibat lemahnya koordinasi antar pihak terkait.

‎Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning, mengaku pihaknya hanya menerima perintah untuk membantu pembongkaran pondasi bangunan tersebut. “Kami hanya diberi perintah membantu membongkar pondasi bangunan,” ujar Lale saat ditemui di lokasi pembangunan KMP Ampenan Utara, kawasan Kebon Talo, Rabu (24/12). Ia menyebut tidak mengetahui secara detail alasan teknis pembongkaran, namun mendapat informasi bahwa lokasi pembangunan akan dipindahkan ke sisi utara Kantor Lurah Ampenan Utara.

‎Menurut Lale, lahan yang semula digunakan untuk pembangunan KMP ternyata telah disiapkan sebagai bagian dari rencana pembangunan TPST Modern Kebon Talo. “Wallahu alam, yang kami tahu lokasi pembangunan gerai koperasi merah putih ini dipindahkan ke utara, karena lahan ini memang disiapkan untuk TPST Modern Kebon Talo,” jelasnya.

‎Sekretaris Daerah Kota Mataram, H Lalu Alwan Basri, membenarkan adanya penyesuaian lokasi pembangunan Gedung Kantor KMP Ampenan Utara. Ia menjelaskan, perubahan tersebut dilakukan karena terjadi miskomunikasi antara Pemerintah Kota Mataram dan pihak terkait. “Iya, hanya miskomunikasi. Tadi juga sudah kami selesaikan dengan Pak Dandim 1606 Mataram. Lokasinya digeser sedikit ke utara,” kata Sekda.

‎Sekda menambahkan, lahan pembangunan KMP disiapkan oleh pemerintah daerah, sementara pembiayaan berasal dari pemerintah pusat dengan anggaran sekitar Rp1 miliar. Proses pembangunan dilaksanakan oleh TNI melalui PT Agrimas Nusantara. Lokasi baru yang dipilih, yakni di kawasan TPS Bintaro, dinilai memadai karena memiliki luas lebih dari enam are. Konsekuensinya, TPS Bintaro akan dipindahkan ke bagian belakang dengan akses jalan baru selebar sekitar enam meter. “Ini bentuk komitmen Pemkot Mataram mendukung program strategis nasional, termasuk KMP dan Kampung Nelayan Merah Putih. Itu PSN dan harus kita sukseskan,” pungkasnya.

  • Related Posts

    Kos Elite Menjamur, Camat Cakranegara: Kami Hanya Awasi Ketertiban, Bukan Operasionalnya

    Mataram (KabarBerita) – Fenomena menjamurnya kos-kosan elite di Kota Mataram terus menjadi sorotan. Di tengah berkembangnya bisnis hunian tersebut, pemerintah kecamatan mengakui kewenangannya sangat terbatas dan hanya menyentuh aspek ketenteraman…

    Kos Elite Jadi Sorotan,BKD Mataram Cari Celah Pemungutan Pajak

    Mataram(KabarBerita)– Desakan Perhimpunan Hotel Melati Kota Mataram agar pemerintah mengenakan pajak terhadap kos-kosan elite yang aktivitas usahanya menyerupai hotel mulai mendapat respons dari Pemerintah Kota Mataram. Badan Keuangan Daerah (BKD)…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Sejumlah Dapur MBG di NTB Sementara Distop Operasional, Ini Penyebabnya

    Sejumlah Dapur MBG di NTB Sementara Distop Operasional, Ini Penyebabnya

    Komisaris BPR NTB Pastikan Penyaluran Gaji PPPK Tetap Berjalan Lancar

    Komisaris BPR NTB Pastikan Penyaluran Gaji PPPK Tetap Berjalan Lancar

    Kanwil Kemenag NTB Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Pesantren

    Kanwil Kemenag NTB Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Pesantren

    Kos Elite Menjamur, Camat Cakranegara: Kami Hanya Awasi Ketertiban, Bukan Operasionalnya

    Kos Elite Menjamur, Camat Cakranegara: Kami Hanya Awasi Ketertiban, Bukan Operasionalnya

    Mori Hanafi Dukung Porwada Perdana PWI NTB 2026, Optimistis PON 2028 Sukses

    Mori Hanafi Dukung Porwada Perdana PWI NTB 2026, Optimistis PON 2028 Sukses

    Kos Elite Jadi Sorotan,BKD Mataram Cari Celah Pemungutan Pajak

    Kos Elite Jadi Sorotan,BKD Mataram Cari Celah Pemungutan Pajak