UMK Mataram 2026 Naik, Pekerja Akan Terima Rp 3.019.015

Mataram(KabarBerita)— Pemerintah Kota Mataram mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026 menjadi Rp 3.019.015. Angka ini naik Rp 159.395 dibandingkan UMK 2025 yang sebesar Rp 2.859.620.

‎Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, H Miftahurrahman, mengatakan usulan kenaikan tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi NTB untuk ditetapkan. “Kenaikannya lebih dari 6 persen dan hari ini resmi kita usulkan,” ujarnya, Rabu (24/12).

‎Besaran UMK Mataram 2026 dipastikan lebih tinggi dari Upah Minimum Provinsi (UMP) NTB yang telah ditetapkan sebesar Rp 2.673.861. Menurut Miftah, hal itu sesuai ketentuan perundangan yang mewajibkan UMK berada di atas UMP.

‎Ia menjelaskan, kenaikan UMK tahun depan dipengaruhi perubahan koefisien pengali (alpha) yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, perhitungan juga mempertimbangkan inflasi NTB sebesar 2,9 persen dan pertumbuhan ekonomi Kota Mataram yang mencapai 4,12 persen.

‎Penetapan nilai pengali disepakati dalam rapat Dewan Pengupahan yang melibatkan pemerintah, akademisi, serikat pekerja, dan pengusaha. “Disepakati alpha 0,7 persen sebagai jalan tengah,” jelasnya.

‎Usulan UMK tersebut kini menunggu persetujuan Pemprov NTB dan direncanakan mulai berlaku Januari 2026. “Ini menjadi kabar baik bagi para pekerja di Kota Mataram,” pungkas Miftah.

  • Related Posts

    Gufron Semprot PUPR Mataram Soal Reklame Bodong, Sebut Bocorkan PAD dan Rusak Wajah Kota

    Mataram(KabarBerita) – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram, Ahmad Azhari Gufron, melontarkan kritik tajam kepada Pemerintah Kota Mataram, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang dinilai terkesan…

    Zia Urrahman Apresiasi Penurunan Stunting di Mataram, Usulkan Mobil Pelayanan untuk Dinas Kesehatan

    Mataram(KabarBerita) – Kinerja Dinas Kesehatan Kota Mataram dalam menurunkan angka stunting mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Keberhasilan menekan prevalensi stunting hingga 5,53 persen dari sebelumnya 7,78 persen dinilai sebagai capaian…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Gufron Semprot PUPR Mataram Soal Reklame Bodong, Sebut Bocorkan PAD dan Rusak Wajah Kota

    Gufron Semprot PUPR Mataram Soal Reklame Bodong, Sebut Bocorkan PAD dan Rusak Wajah Kota

    Zia Urrahman Apresiasi Penurunan Stunting di Mataram, Usulkan Mobil Pelayanan untuk Dinas Kesehatan

    Zia Urrahman Apresiasi Penurunan Stunting di Mataram, Usulkan Mobil Pelayanan untuk Dinas Kesehatan

    Wali Kota Mohan Ingatkan Petugas Haji ASN Jangan Lalai Jalankan Amanah

    Wali Kota Mohan Ingatkan Petugas Haji ASN Jangan Lalai Jalankan Amanah

    Inovasi Daerah, Merubah Emisi Jadi Karbon Bernilai Ekonomi

    Inovasi Daerah, Merubah Emisi Jadi Karbon Bernilai Ekonomi

    Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah, Tapi juga Kompetensi

    Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah, Tapi juga Kompetensi

    Pansus DPRD Mataram Dorong Digitalisasi PAD dan Penguatan Ekonomi Produktif

    Pansus DPRD Mataram Dorong Digitalisasi PAD dan Penguatan Ekonomi Produktif