
Mataram, (KabarBerita) – Peluang kerja ke Eropa semakin terbuka lebar pada tahun 2025, terutama di negara-negara seperti Austria, Belanda, Hungaria dan Polandia, yang membutuhkan tenaga kerja di sektor kesehatan, teknik, IT, konstruksi, hingga hotel dan restoran. Kekurangan tenaga kerja di Eropa disebabkan oleh populasi yang menua, sehingga banyak negara membuka pintu bagi pekerja asing untuk mengisi kekosongan tersebut.
Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) akan menggelar dua agenda internasional prestisius pada Agustus – September 2025. Asosiasi perusahaan itu segera menghubungkan Indonesia dengan mitra strategis di tiga kota kelas dunia di Eropa.
APJATI bersama Kementerian Luar Negeri RI akan menggelar Indonesia – Europe Business Forum (IEBF) 2025 – Subthem II : Promoting Indonesia’s Skilled Workforce di Amsterdam Belanda (22-24 September), Wina Austria (24–25 September), dan Bucharest Hungaria (29–30 September).
“Insyaallah, kebetulan dari NTB hanya PT Cipta Rizki Utama yang dapat kesempatan, jatahnya cuma 10 PT karena pasilitas terbatas,” ungkap H. Edy Sofyan ketua APJATI NTB sekaligus Komisaris Utama PT Cipta Rizki Utama, Senin (8/9).
H. Edy Sofyan mengatakan bahwa fokus utama dalam forum ekonomi dan bisnis internasional itu adalah sektor kesehatan dan perhotelan yang kini sedang diburu oleh pasar Eropa.
Peserta akan mendapatkan akses langsung ke pengusaha dan mitra Eropa, peluang business matching dan kolaborasi, serta jejaring eksklusif di tiga kota bergengsi tersebut.
“Kita akan mengunjungi tiga kota besar yakni Amsterdam Belanda, Wina Austria, dan Bucharest Hungaria,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan internasional ini sekaligus menjadi bukti bahwa APJATI tidak hanya menaungi perusahaan pengirim tenaga kerja informal.
Keterlibatan APJATI dalam sektor formal, khususnya kesehatan, perhotelan, konstruksi, dan energi, menunjukkan komitmen organisasi ini untuk memperluas cakupan, meningkatkan kualitas, serta membuka peluang tenaga kerja Indonesia di pasar global yang lebih profesional.
“Rangkaian acara ini adalah langkah nyata untuk mengantar tenaga kerja Indonesia khususnya NTB menjadi pemain global,” tegasnya.
Selain itu, lanjut H. Edy kegiatan internasional itu sejalan dengan visi-misi pemerintah NTB dibawah kepemimpinan Iqbal-Dinda untuk membawa NTB Makmur Mendunia.
“Ini bukan sekadar perjalanan bisnis, tetapi misi membuka pintu rezeki baru di panggung internasional. Mohon do’anya semoga diberikan kemudahan dan kelancaran,” ujarnya. (red)








