Berbagi Berkah Ramadhan, Forum Wartawan Parlemen Berbagi Takjil

MATARAM (KabarBerita) – Forum Wartawan Parlemen (FWP) NTB menggelar kegiatan Berbagi Takjil di depan kantor DPRD NTB, Kamis (20/3) sore.

Acara yang dimulai pukul 16.00 WITA ini menarik perhatian masyarakat, utamanya para pengendara yang melintasi salah satu ruas jalan protokoler di Kota Mataram.

Terlebih, paket takjil berisi makanan berbuka yang cukup lengkap. Di antaranya kolak hingga buah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa jurnalis bukan hanya sekadar meliput dan membuat berita tetapi juga bisa menjadi wadah untuk berbagi dan berbuat baik pada sesamanya,”  ujar Ketua FWP NTB, Fahrul Mustofa, dalam sambutannya.

Jurnalis POS BALI ini mengaku bahwa kegiatan berbagi takjil ini spontan digelar tidak sampai semingguan.

Menurutnya, ide awal berlangsung saat para jurnalis politik yang biasa meliput di kantor DPRD NTB bersama-sama melaksanakan shalat zuhur di masjid.

Di mana, awalnya hendak melaksanakan buka puasa bersama namun harus lebih dahulu dilakukan kegiatan pembagian takjil.

“Alhamdulillah, enggak sampai lama, besoknya kita sudah berbicara di grup dan langsung mendonasi dana pribadi menyukseskan acara berbagi takjil ini,” kata Arul, panggilan karibnya.

Saat pembagian 200 paket takjil tersebut tampak anggota DPRD NTB dari PAN Muhamad Aminullah atau Haji Maman melintas.

Politisi asal Bima itu, turun dari kendaraanya untuk ikut serta membagikan takjil ke jalan bersama puluhan jurnalis.

Tak berlangsung 10 menit, paket takjil itu habis di serbu para pengendara yang melintasi jalan Udayana itu.

“Terima kasih kepedulian jurnalis forum yang sudah merelakan dananya untuk menyukseskan  kegiatan ini. Termasuk juga para pihak. Mulai pimpinan DPRD dan Anggota DPRD NTB yang sudah membantu suksesnya acara ini,” jelas Fahrul.

Sementara itu, Warga yang menerima takjil tampak antusias dan mengapresiasi kepedulian jurnalis yang tergabung dalam  Forum Wartawan Parlemen NTB.

Bagi mereka, aksi ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga wujud nyata kebersamaan dan solidaritas di bulan suci Ramadan.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu, terutama bagi kami yang masih dalam perjalanan saat menjelang berbuka. Terima kasih kepada jurnalis atas kepeduliannya,” ujar Supriadi, salah seorang warga yang menerima takjil.

Related Posts

Hangatnya Lebaran Topat, Warga Lombok Rajut Ukhuwah dalam Doa dan Kebersamaan

Lombok Barat(KabarBerita)— Suasana hangat penuh kebersamaan terasa kental di berbagai penjuru Pulau Lombok saat masyarakat merayakan Lebaran Topat, Sabtu (28/3/2026). Tradisi khas ini menjadi penutup rangkaian ibadah Ramadan dan puasa…

Gandeng Alfamart, PWI NTB Kembali Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Korban Banjir Rob di Lobar

LOMBOK BARAT (KabarBerita)– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi sosial. Dibulan Ramdan, oraganinasi profesi wartawan ini gandeng Alfamart menyalurkan puluhan paket sembako kepada nelayan terdampak banjir…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenal Pelanggaran Berat

Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenal Pelanggaran Berat

Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk

Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk

Anggaran BBM Terancam Habis November, DLH Mataram Ajukan Tambahan Rp1,4 Miliar

Anggaran BBM Terancam Habis November, DLH Mataram Ajukan Tambahan Rp1,4 Miliar

Gufron Semprot PUPR Mataram Soal Reklame Bodong, Sebut Bocorkan PAD dan Rusak Wajah Kota

Gufron Semprot PUPR Mataram Soal Reklame Bodong, Sebut Bocorkan PAD dan Rusak Wajah Kota