
Mataram(KabarBerita)— Upaya mendorong kebiasaan pilah sampah dari rumah terus mendapat dukungan berbagai pihak. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Mataram bersama Yayasan Pendidikan At-Tahwil turun langsung ke masyarakat dengan membagikan kantong sampah dua warna, hitam dan putih, sebagai bagian dari gerakan sadar lingkungan.
Sebanyak 100 kantong sampah disalurkan secara bertahap kepada para kepala lingkungan di seluruh kecamatan di Kota Mataram. Penyaluran dilakukan melalui anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Mataram guna memastikan distribusi berjalan merata dan tepat sasaran.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram, Abd. Rachman, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk keterlibatan nyata partai dalam mendukung kebijakan Pemerintah Kota Mataram yang mewajibkan pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya, yakni rumah tangga.
“Kami ingin hadir bukan hanya di ruang politik, tapi juga di tengah persoalan sehari-hari warga. Kebijakan pilah sampah ini sudah berjalan. Maka Gerindra ikut membantu dengan apa yang bisa kami lakukan, salah satunya menyediakan kantong sampah dua warna untuk warga Kota Mataram,” ujar Abd. Rachman.
Ia menegaskan, program ini tidak berhenti pada kegiatan simbolik semata. Menurutnya, perubahan pola pikir dan kebiasaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini membebani kota.
“Jika rumah tangga mulai disiplin, insya Allah masalah di TPS hingga TPA akan jauh berkurang. Minimal, kita membantu meringankan beban pemerintah dan petugas lapangan. Ini kerja bersama,” tambahnya.
Gerindra Kota Mataram juga menilai bahwa edukasi berkelanjutan menjadi faktor penting agar kebijakan pilah sampah tidak berhenti di tengah jalan. Ke depan, jumlah kantong sampah yang dibagikan direncanakan akan ditambah, terutama di lingkungan yang dinilai aktif dan memiliki komitmen tinggi terhadap pengelolaan sampah.
“Tugas kita bukan hanya membagikan kantongnya. Yang lebih penting adalah mengajak warga disiplin dan memahami kenapa langkah ini harus dilakukan. Kita ingin Kota Mataram bersih, sehat, dan tertata,” tegas Abd. Rachman.
Respons positif datang dari warga penerima bantuan. Mereka menilai dukungan dari organisasi politik dan lembaga pendidikan akan mempercepat adaptasi kebiasaan memilah sampah di tingkat keluarga.
Program pembagian kantong sampah dua warna ini berjalan seiring dengan gencarnya kampanye pemerintah daerah terkait pemilahan sampah, sebagai upaya menekan volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) serta mencegah potensi darurat sampah di Kota Mataram..






