Kasus Kematian di Rumah Kos Jadi Sorotan, Pemkot Mataram Perketat Pengawasan

‎Mataram(KabarBerita)— Sejumlah kasus penemuan jenazah hingga perkelahian yang menimbulkan korban jiwa di rumah kos memantik perhatian serius Pemerintah Kota Mataram. Peristiwa tersebut dinilai menjadi peringatan bagi seluruh pengelola kos agar lebih disiplin menjalankan aturan yang berlaku.

‎Asisten Sekretariat Daerah Kota Mataram, Lalu Martawang, menegaskan regulasi tentang rumah kos dibuat bukan tanpa alasan. Aturan tersebut bertujuan melindungi keselamatan dan keamanan warga yang tinggal di lingkungan kos-kosan.

‎“Jangan dianggap pemerintah mengada-ada membuat aturan tentang kos-kosan. Yang utama bagi pemerintah adalah bagaimana menjamin keselamatan dan perlindungan nyawa setiap warga negara,” tegas Martawang.

‎Ia menjelaskan, dalam peraturan daerah tentang kos-kosan terdapat sejumlah kewajiban yang harus dipenuhi pemilik bangunan. Mulai dari keberadaan pengelola aktif atau induk semang, pembatasan jumlah penghuni, hingga kewajiban pendataan identitas penghuni.

‎Selain itu, penghuni kos yang tinggal dalam jangka waktu tertentu juga diwajibkan memiliki identitas kependudukan sementara. Pengaturan mengenai penerimaan tamu dan penanganan situasi mencurigakan di lingkungan kos juga menjadi bagian dari aturan tersebut.

‎“Ada aturan tentang bagaimana mereka harus lapor, termasuk kewajiban identitas kependudukan sementara. Semua itu ditujukan untuk perlindungan,” ujarnya.

‎Martawang menegaskan kepatuhan terhadap aturan itu bersifat wajib dan tidak bisa diabaikan oleh pemilik kos. Pemerintah berharap pengelola kos lebih aktif menjaga lingkungan tempat tinggal para penghuni.

‎Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Mataram, M. Israkh Tantowi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah strategis untuk memetakan sekaligus memitigasi potensi konflik di kawasan kos-kosan yang dinilai rawan.

‎Menurutnya, wilayah kos-kosan dengan mobilitas penghuni yang tinggi dan heterogen memang memiliki potensi kerawanan sosial maupun kriminalitas sehingga perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

‎“Melalui pemetaan yang komprehensif dan sinergi lintas sektor, kami berharap kawasan kos-kosan di Kota Mataram tetap menjadi hunian yang aman, tertib, dan jauh dari potensi konflik horizontal,” kata Israkh Tantowi.

‎Kesbangpol bersama Tim Pencegahan Konflik dan Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, dan BINDA untuk sinkronisasi data keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, operasi yustisi dan penertiban administrasi kependudukan juga akan digencarkan dengan melibatkan Satpol PP, Dukcapil, camat, lurah, hingga perangkat lingkungan.

‎Pemkot Mataram juga mendorong pemilik kos menerapkan wajib lapor 1×24 jam bagi penghuni baru serta menyediakan fasilitas keamanan dasar seperti CCTV dan portal lingkungan. Langkah itu diharapkan mampu menciptakan kawasan kos yang aman, tertib, dan kondusif.

  • Related Posts

    Sambut Idul Adha, Gerindra Mataram Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Kurang Mampu

    Mataram (KabarBerita)— Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram, Abd Rachman, menyalurkan hewan kurban kepada sejumlah lingkungan di Kota Mataram. Penyaluran dilakukan sebagai bentuk…

    Pemkot Mataram Tetap Tagih Royalti Mataram Mall, Klaim PT PCF Disebut Hanya Perbedaan Pandangan

    ‎Mataram(KabarBerita)— Pemerintah Kota Mataram menegaskan tetap pada sikap awal terkait penagihan royalti pengelolaan Mataram Mall kepada PT Pacific Cilinaya Fantasi (PCF). Klaim adanya “sengketa pemahaman” soal besaran royalti yang disampaikan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Sambut Idul Adha, Gerindra Mataram Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Kurang Mampu

    Sambut Idul Adha, Gerindra Mataram Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Kurang Mampu

    Kasus Kematian di Rumah Kos Jadi Sorotan, Pemkot Mataram Perketat Pengawasan

    Kasus Kematian di Rumah Kos Jadi Sorotan, Pemkot Mataram Perketat Pengawasan

    Pemkot Mataram Tetap Tagih Royalti Mataram Mall, Klaim PT PCF Disebut Hanya Perbedaan Pandangan

    Pemkot Mataram Tetap Tagih Royalti Mataram Mall, Klaim PT PCF Disebut Hanya Perbedaan Pandangan

    BRIDA NTB Gagas Piloting Pertanian Terintegrasi Smart Farming

    BRIDA NTB Gagas Piloting Pertanian Terintegrasi Smart Farming

    Cak Khalid Komit Bawa BPR NTB Jadi Lembaga Keuangan Rakyat yang Sehat dan Kuat

    Cak Khalid Komit Bawa BPR NTB Jadi Lembaga Keuangan Rakyat yang Sehat dan Kuat

    Lalu Irwansyah Triadi Beberkan Deretan Program Nyata Sari Yuliati Selama Jadi DPR RI

    Lalu Irwansyah Triadi Beberkan Deretan Program Nyata Sari Yuliati Selama Jadi DPR RI