
Mataram(KabarBerita)- Badan Narkotika Nasional Kota Mataram Bersama Pemerintah Kota Mataram menggelar Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025, Selasa (25/6/2025). Mengusung tema nasional “Masyarakat Bergerak, Bersama Melawan Narkoba Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi ajang penguatan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba.
Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN) Kota Mataram, Kombes Pol. Yuanita Amelia Sari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu melawan peredaran narkoba di Kota Mataram. “Mari kita bersama-sama menabuh genderang perang terhadap jaringan sindikar narkoba, baik domestic, maupun internasional. Perkuat kolaborasi kita dalam pencegahan dan rehabilitasi“, Ujarnya.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram, Kombes Pol. Yuanita Amelia Sari menyampaikan ,prevalensi penyalahgunaan narkoba di Kota Mataram pada tahun 2023 sebesar 1,73%, atau sekitar 6.000 jiwa. Fakta ini menjadi pemicu untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dalam upaya pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan narkoba.
“Masalah narkoba bukan hanya soal hukum, tapi juga menyangkut aspek sosial, kesehatan, ekonomi, dan keamanan. Karenanya, kami sangat mengapresiasi komitmen luar biasa dari Pemerintah Kota Mataram,” Terangnya.
Yuanita juga menyoroti keberhasilan Kota Mataram dalam meraih predikat “Sangat Tanggap terhadap Pencegahan Narkoba” dengan skor 91,86, serta Indeks Persepsi Anti Narkoba sebesar 35,16.” Semoga Prestasi itu menjadi fondasi dan motivasi kuat untuk terus bersinergi memerangi narkoba “, Ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi semua pihak yang terus berjuang melawan bahaya narkoba. Ia menegaskan bahwa perlindungan generasi muda adalah tanggung jawab bersama, dan dibutuhkan peran aktif dari keluarga, sekolah, serta masyarakat luas.
“Hari ini kita tidak hanya memperingati, tetapi juga merayakan semangat kebersamaan untuk menjaga masa depan anak-anak kita. Keluarga adalah benteng utama, dan pendidikan menjadi alat paling ampuh dalam membangun kesadaran serta daya tahan terhadap pengaruh negatif narkoba,” ujar Wali Kota Mataram.
Ia menambahkan bahwa langkah-langkah kolektif yang telah dilakukan merupakan fondasi kuat dalam mewujudkan Kota Mataram yang sehat dan berdaya. “Kita terus perkuat sistem sosial, edukasi, dan komunitas. Semua ini demi generasi yang unggul dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional ( HANI ) 2025 di Kota Mataram dirangkaian juga dengan deklarasi anti narkoba yang dipandu langsung oleh Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana dan diikuti jajaran Forkopimda serta tamu undangan yang hadir.






