Haris Maulana: Saatnya CFD Mataram Hadir di Lingkar Selatan

Mataram(KabarBerita) — Anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram, Haris Maulana, meminta Pemerintah Kota Mataram menambah rute pelaksanaan Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan yang digelar setiap pekan.

Ia mengusulkan agar CFD tidak hanya terpusat di kawasan Jalan Udayana yang kini semakin padat pengunjung, tetapi juga dikembangkan ke wilayah lain demi pemerataan kegiatan ekonomi masyarakat.

“Kami mengusulkan agar Car Free Day di Kota Mataram dibagi ke beberapa titik, tidak hanya di Jalan Udayana. Dengan begitu, selain mengurangi kepadatan, kegiatan ini juga dapat memberikan ruang publik yang lebih luas serta mendorong pemerataan ekonomi warga,” ujar Haris Maulana, politisi Partai Golkar tersebut.

Salah satu alternatif yang diusulkan adalah membuka CFD di kawasan Lingkar Selatan, dengan titik pusat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan hingga Monumen Mataram Metro.

Menurut Haris, konsep CFD di lokasi ini bisa difokuskan pada pasar rakyat tradisional dengan ketentuan hanya memperbolehkan kuliner dan produk tradisional, bukan makanan cepat saji atau modern.

“Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pemberdayaan ekonomi warga, tetapi juga sarana pelestarian kuliner dan budaya lokal, sekaligus mendorong sektor pariwisata,” tambahnya.

Ia menilai, Lingkar Selatan memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas olahraga masyarakat, mulai dari jalan santai, lari, bersepeda, hingga senam massal. Mengingat ruang terbuka di Kota Mataram semakin terbatas setiap tahunnya, pembukaan lokasi CFD baru akan menjadi langkah strategis untuk menyediakan ruang aktivitas sehat sekaligus memperkuat interaksi sosial antarwarga.

“Dengan pemerataan lokasi CFD, kita bisa menghadirkan suasana baru, menghidupkan potensi ekonomi di berbagai titik kota, sekaligus menjaga agar Mataram tetap memiliki ruang terbuka yang ramah bagi semua,” pungkasnya.

  • Related Posts

    Pemkot Mataram Sebut Penyelesaian Aset Balai GTK Mulai Menemui Kejelasan

    Mataram(KabarBerita)– Polemik pemanfaatan aset antara Pemerintah Kota Mataram dan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) NTB mulai menunjukkan titik terang. Pemkot Mataram mengaku telah memperoleh sinyal positif terkait penyelesaian persoalan…

    Silpa APBD Kota Mataram 2025 Capai Rp249 Miliar, Pemkot Siapkan untuk Belanja Prioritas Tahun 2026

    ‎Mataram(KabarBerita)– Pemerintah Kota Mataram mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun Anggaran 2025 mencapai lebih dari Rp249 miliar. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pembiayaan daerah pada tahun…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Pemkot Mataram Sebut Penyelesaian Aset Balai GTK Mulai Menemui Kejelasan

    Pemkot Mataram Sebut Penyelesaian Aset Balai GTK Mulai Menemui Kejelasan

    Gubernur NTB Tegaskan tidak Ada PPN untuk Jagung dan Padi

    Gubernur NTB Tegaskan tidak Ada PPN untuk Jagung dan Padi

    DPRD NTB Akan Panggil Kontraktor Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk Soal Molornya Pekerjaan Jalan Provinsi

    DPRD NTB Akan Panggil Kontraktor Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk Soal Molornya Pekerjaan Jalan Provinsi

    HARGANAS 2026, BBPOM Mataram Perkuat Berkolaborasi Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV

    HARGANAS 2026, BBPOM Mataram Perkuat Berkolaborasi Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV

    Masa Libur Sekolah, BGN Minta SPPG Evaluasi Tata Kelola

    Masa Libur Sekolah, BGN Minta SPPG Evaluasi Tata Kelola

    Sambut HUT ke-56, Jamkrindo Gelar Donor Darah

    Sambut HUT ke-56, Jamkrindo Gelar Donor Darah