Kekosongan Puluhan Jabatan di Pemkot Mataram Sumbang Penghematan Belanja Pegawai

Mataram(KabarBerita)— Kekosongan puluhan jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Kota Mataram tidak hanya berdampak pada jalannya roda pemerintahan, tetapi juga menyumbang penghematan pada belanja pegawai daerah. Saat ini, jumlah jabatan yang belum terisi diperkirakan mencapai lebih dari 50 posisi pada level eselon II, III, dan IV.

‎Sejumlah posisi strategis yang masih kosong di antaranya jabatan Asisten III Setda Kota Mataram, staf ahli, serta Inspektur pada Inspektorat untuk level eselon II. Selain itu, terdapat pula dua jabatan camat dan beberapa lurah yang hingga kini belum memiliki pejabat definitif.

‎Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, mengakui bahwa banyaknya jabatan kosong secara tidak langsung menekan belanja pegawai, karena pemerintah tidak perlu mengeluarkan sejumlah komponen biaya yang melekat pada jabatan tersebut.

‎“Ada efisiensinya, karena tidak membayar gaji, tidak membayar TPP, bahkan tidak perlu membayar biaya operasional kendaraan dinas. Nanti itu akan masuk menjadi bagian Silpa dan dibahas dalam APBD Perubahan untuk pergeseran ke program lain,” ujar Alwan, Kamis (16/4).

‎Menurut Alwan, efisiensi tersebut akan tercatat sebagai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) dan akan dimanfaatkan kembali pada pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan untuk mendukung program prioritas pemerintah daerah.

‎Meski memberikan dampak penghematan, Pemkot Mataram tetap mempersiapkan pengisian jabatan kosong tersebut secara matang melalui tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

‎Alwan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Baperjakat menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah memetakan jabatan yang kosong dan menyiapkan proses pengisian secara selektif agar tidak mengganggu kinerja organisasi perangkat daerah.

‎“Sabar dulu, sedang dipersiapkan. Tim Baperjakat sedang memetakan mana jabatan yang kosong, baik eselon II, III maupun IV,” katanya.

‎Ia menegaskan, pengisian jabatan tidak akan dilakukan secara terburu-buru karena menyangkut masa depan aparatur serta kualitas jalannya pemerintahan.

‎“Saya tidak mau berbicara target. Akan disiapkan dengan selektif karena menyangkut nasib orang dan jalannya pemerintahan ke depan,” tegasnya.

‎Dalam proses penilaian calon pejabat, lanjut Alwan, tim Baperjakat akan mengedepankan prinsip objektivitas dengan melihat kinerja, loyalitas, serta rekam jejak masing-masing aparatur.

‎“Kita menilai tidak berdasarkan like and dislike. Penilaian dilakukan berdasarkan kinerja seperti apa, loyalitasnya, dan tentu kita juga melihat rekam jejaknya,” pungkasnya.

  • Related Posts

    Pembahasan Royalti Mataram Mall Memanas, H. Muhtar Dorong Solusi Win-Win Solution

    ‎Mataram(KabarBerita)— Polemik pembahasan royalti Mataram Mall antara Pemerintah Kota Mataram dan PT Pacific Cilinaya Fantasy (PCF) selaku pengelola dinilai perlu segera menemukan titik temu. Anggota Komisi II DPRD Kota Mataram,…

    Pembahasan Royalti Mataram Mall Buntu, PT PCF Persoalkan Skema Perhitungan

    Mataram(KabarBerita)— Pembahasan tunggakan royalti pengelolaan Mataram Mall antara Pemerintah Kota Mataram dan PT Pacific Cilinaya Fantasy (PCF) masih menemui jalan buntu. Hingga pertemuan lanjutan yang digelar Senin (18/5), kedua pihak…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Pemprov NTB Mulai Benahi Akar Masalah Pendidikan

    Pemprov NTB Mulai Benahi Akar Masalah Pendidikan

    Dukungan untuk Dr Gema Menguat Jelang Musda Demokrat NTB

    Dukungan untuk Dr Gema Menguat Jelang Musda Demokrat NTB

    Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas di Kamar Kos Gomong

    Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas di Kamar Kos Gomong

    PAD NTB Turun, Kepala BKAD Nursalim Tegaskan Penyesuaian Alokasi Anggaran Harus Tepat Guna

    PAD NTB Turun, Kepala BKAD Nursalim Tegaskan Penyesuaian Alokasi Anggaran Harus Tepat Guna

    Pembahasan Royalti Mataram Mall Memanas, H. Muhtar Dorong Solusi Win-Win Solution

    Pembahasan Royalti Mataram Mall Memanas, H. Muhtar Dorong Solusi Win-Win Solution

    Wagub NTB: Karya Kreatif NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif

    Wagub NTB: Karya Kreatif NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif