
MATARAM (KabarBerita) – Madrasah Ibtida’iyah Negeri (MIN) 3 Kota Mataram Gelar perpisahan dan Pelepasan siswa/siswi Kelas VI dengan tagline #lanjutkan perjalanan menggenggam masa depan menjadi generasi terbaik bagi negeri.
Kepala MIN 3 Kota Mataram Khairun Nisak dalam sambutannya mengatakan acara pelepasan itu tidak hanya menjadi perpisahan, tetapi awal mula para siswa/i menempuh pendidikan yang lebih tinggi, ia berharap peran serta dari para orang tua, untuk terus aktif membimbing dan mendampingi anak didik, guna meraih cita-cita.
“Mohon kepada orang tua untuk selalu membersamai anak-anak, kita rangkul anak-anak kita, jangan dibiarkan jalan sendiri karena Sangat Mustahil rasanya, anak-anak kita tuntut menjadi apa dan seperti apa, tapi usaha kita ke mereka itu tidak ada,” Ujarnya saat pelepasan siswa/i kelas VI di gedung Graha Bhakti Praja NTB area kantor Gubernur, Rabu (17/6/2026).
Lebih lanjut Khairun Nisak menyebut perubahan zaman dan kemajuan tekhnologi tentu menjadi tantangan tersendiri dalam mendidik anak bagi orang tua, tapi sikap bijaksana dalam memanfaatkan kemajuan tekhnologi menjadi kunci keberhasilan dalam mendidik.
“Karena tantangan anak zaman sekarang lebih besar dan berbeda dengan zaman dahulu, terutama dengan perkembangan tekhnologi seperti HP, jadi bijaksana dalam pemanfaatan itu sangat penting,” jelasnya.
Ia menilai, tekhnologi sebagai sarana pendukung dalam mendidik anak itu perlu, tapi yang menjadi kunci, ada di orang tua yang mampu memfilter sejauh mana manfaat dan kerugian yang akan ditimbulkan.
“Dan tekhnologi tergantung siapa yang pegang dan tergantung kebijakan yang menggunakan,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) NTB Dr Zamroni Aziz yang hadir pada acara pelepasan murid kelas VI MIN 3 Kota Mataram mengatakan ada dua konsep keberhasilan jika ingin menuju kesuksean dimasa mendatang, dan harus ditanamkan sedini mungkin dan wajib dimilki oleh para siswa, yaitu berbakti kepada orang tua dan taat kepada guru.
“Kita berpesan kepada anak-anak kita bahwa ada dua konsep keberhasilan yang harus ditanamkan yaitu berbakti kepada kedua orang tua dan taat kepada guru,” katanya.
Lebih lanjut Kakanwil Kemenag NTB itu menambahkan sebagai generasi penerus perjuangan dalam membangun daerah dan bangsa, Ia berharap para siswa/i untuk terus menuntut ilmu dan mengedepankan akhlak yang baik dalam menuntut ilmu kapanpun dan diamanapun berada.
“Harapan kita anak-anak ini sebagai penerus estapet perjuangan bagaimana agama, daerah dan negara kita tergantung anak-anak ini kedepan,” terangnya.
Dalam Kesempatan itu Zamroni juga menyampaikan apresiasi dan berterimakasih kepada semua guru yang ada di NTB, karena dengan keberadaan para guru itulah para siswa mampu mengejar cita-cita sesuai dengan harapan serta mampu mencetak generasi penerus bangsa.
“Kami berterimakasih kepada para dewan guru yang sudah memberikan pengajaran kepada anak-anak kita dengan tulus dan ikhlas sehingga anak-anak kita berakhlak dan ilmunya luar biasa sebagai bekal meniti karir dikemudian hari,” pungkasnya. (Wira/red).






